Setidaknya dua orang tewas dan 14 orang lainnya luka-luka dalam peristiwa di provinsi Nangarhar, yang merupakan sarang militan ISIS tersebut.
"Empat penyerang masuk ke gedung RTA (Radio Television Afghanistan) pagi ini. Dua orang meledakkan diri mereka dan dua orang lainnya masih melawan," kata juru bicara pemerintah, Attaullah Khogyani seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (17/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang fotografer RTA mengatakan, dirinya kabur dari gedung tersebut segera setelah baku tembak terjadi. Namun banyak rekannya yang masih berada di dalam gedung.
Kelompok radikal ISIS diketahui aktif di provinsi Nangarhar yang beribukotakan Jalalabad. Bulan lalu, militer AS menjatuhkan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast ke posisi-posisi ISIS di Nangarhar, yang menewaskan puluhan militan ISIS. (ita/ita)











































