Vatikan dan Myanmar Sepakat Jalin Hubungan Diplomatik

Vatikan dan Myanmar Sepakat Jalin Hubungan Diplomatik

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 04 Mei 2017 19:26 WIB
Vatikan dan Myanmar Sepakat Jalin Hubungan Diplomatik
Aung San Suu Kyi bertemu Paus Fransiskus (REUTERS/Tony Gentile)
Vatican City - Vatikan dan Myanmar sepakat menjalin hubungan diplomatik secara penuh. Langkah ini menjadi langkah terbaru bagi Myanmar yang masih dalam tahap memulihkan diri di tengah komunitas internasional, setelah bertahun-tahun dikuasai junta militer dan terisolasi dari dunia luar.

Seperti dilansir AFP, Kamis (4/5/2017), langkah ini disepakati saat pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi berkunjung ke Vatikan dan menemui Paus Fransiskus. Suu Kyi berkunjung ke Eropa dengan dibayangi kritikan atas perlakuan kasar Myanmar pada minoritas muslim Rohingya.

Disampaikan otoritas Vatikan bahwa pihaknya akan menunjuk seorang papal nuncio di Yangon. Papal nuncio merupakan sebutan untuk kepala misi diplomatik Vatikan. Sedangkan Myanmar juga akan membuka sebuah kantor kedutaan di Vatikan. Kesepakatan ini menyempurnakan perjanjian yang disetujui Myanmar pada Maret lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Paus Fransiskus Sebut Rohingya Dizalimi karena Keyakinannya

Suu Kyi bersama sekelompok kecil pejabat Myanmar menghabiskan waktu 20 menit dalam audiensi dengan Paus Fransiskus pada Kamis (4/5) waktu setempat. Tidak dijelaskan lebih lanjut isu apa saja yang dibahas dalam audiensi itu.

Namun diketahui bahwa Paus Fransiskus pernah membela Rohingya dalam komentarnya beberapa waktu lalu. Suu Kyi sendiri menuai kecaman karena dianggap tidak tegas dan sama sekali tidak mengecam kekerasan yang dialami Rohingya di Rakhine, Myanmar.

Pada Februari lalu, Paus Fransiskus mengecam perlakuan kasar yang diterima Rohingya. Paus bahkan menyebut Rohingya disiksa dan dibunuh karena keyakinan mereka. Di negara yang 90 persen penduduknya menganut Buddha, Rohingya menjadi minoritas yang sangat terpinggirkan.

Baca juga: Suu Kyi Tolak Rencana PBB Selidiki Kekerasan Rohingya di Rakhine

Dalam khotbahnya di Alun-alun St Peter, Vatikan, Paus menyebut Rohingya sebagai 'orang-orang baik dan pecinta damai yang menderita bertahun-tahun'. Dia menyerukan seluruh warga Katolik untuk mendoakan 'saudara-saudara' mereka di Myanmar.

Selama kunjungan ke Eropa, Suu Kyi telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Italia Angelino Alfano pada Rabu (3/5) waktu setempat. Dia juga bertemu pejabat Uni Eropa dan Belgia di Brussels pada Selasa (2/5) waktu setempat. Dari Vatikan, Suu Kyi dijadwalkan berkunjung ke Inggris.

(nvc/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads