Seperti dilansir AFP, Jumat (28/4/2017), pria berusia 27 tahun itu kedapatan berada di lokasi yang hanya berjarak beberapa meter dari Gedung Parlemen Inggris, sambil membawa pisau. Identitas pria itu tidak dirilis ke publik.
Pria itu diamankan polisi hingga terbaring di tengah jalanan, di antara kantor Kementerian Keuangan dengan pintu masuk stasiun kereta bawah tanah Westminster.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Sedih dan Syok, Istri Pelaku Teror London Kutuk Perbuatan Suaminya
Sedikitnya lima orang termasuk satu polisi tewas dalam insiden itu. Masood sendiri akhirnya tewas ditembak oleh polisi Inggris lainnya di dekat gerbang gedung parlemen.
Dalam insiden terbaru yang terjadi pada Kamis (27/4) waktu setempat ini, Kepolisian London menyatakan tidak ada korban luka. Pria berpisau itu ditangkap pukul 14.22 waktu setempat, setelah menjalani prosedur pemeriksaan dan penggeledahan sebagai bagian dari operasi intelijen.
"Ditangkap atas kecurigaan memiliki sebuah senjata ofensif dan kecurigaan mempersiapkan dan mendorong aksi terorisme," demikian pernyataan Kepolisian Metropolitan London.
"Beberapa pisau ditemukan darinya. Dia ditahan di bawah Undang-undang Terorisme dan kini dalam penahanan di kantor kepolisian London bagian selatan. Detektif dari Komando Pemberantasan Terorisme terus melanjutkan penyelidikan mereka," imbuh pernyataan itu.
Baca juga: Polisi Inggris: Tak Ada Kaitan Pelaku Teror London dengan ISIS
Seorang fotografer AFP menyaksikan momen saat polisi bersenjata lengkap mengepung pria berpisau itu. Seorang saksi mata lainnya mengaku melihat ada 'tiga pisau tergeletak di tanah' saat pria itu diamankan. Satu pisau berukuran besar dan dua lainnya berukuran kecil.
(nvc/try)











































