DetikNews
Kamis 20 April 2017, 17:31 WIB

Lagi, 2 Pesawat Rusia Terbang Dekat Pantai Alaska

Novi Christiastuti - detikNews
Lagi, 2 Pesawat Rusia Terbang Dekat Pantai Alaska Ilustrasi (Royalty-Free/Corbis)
Washington DC - Lagi-lagi, pesawat pengebom milik Rusia kembali terdeteksi mengudara di dekat wilayah lepas pantai Alaska, Amerika Serikat. Dua pesawat pengebom Rusia itu kedapatan terbang di wilayah udara yang berjarak hanya 65 kilometer dari Alaska.

Seperti dilansir CNN, Kamis (20/4/2017), insiden ini merupakan kali kedua yang terjadi dalam 24 jam terakhir di Alaska. Dua pesawat pengebom Rusia jenis TU-95 Bear itu terdeteksi di dekat Alaska pada Selasa (18/4) waktu setempat.

Insiden ini terjadi sekitar beberapa jam setelah dua pesawat pengebom Rusia dengan jenis yang sama juga kedapatan terbang di wilayah udara Alaska pada Senin (17/4) waktu setempat. Saat itu, dua jet tempur F-22 Raptor dikirimkan untuk mencegat kedua pesawat Rusia.

Sedangkan dalam insiden terbaru ini, dituturkan pejabat pertahanan AS kepada CNN, sebuah pesawat pengintai E-3 dikerahkan untuk menghadang pesawat pengebom Rusia itu.

Baca juga: AS Kerahkan Jet Tempur Cegat 2 Pesawat Rusia di Wilayah Alaska

Tidak diketahui pasti apakah pesawat Rusia yang terdeteksi pada Selasa (18/4) itu merupakan pesawat yang sama yang dicegat jet tempur F-22 pada Senin (17/4). Namun pejabat Pertahanan AS menyatakan kepada CNN bahwa insiden itu merupakan pelanggaran terpisah.

Dijelaskan lebih lanjut oleh dua pejabat pertahanan AS yang enggan disebut namanya, dua pesawat pengebom TU-95 Bear milik Rusia itu terbang ke dalam Zona Identifikasi dan Pertahanan Udara Alaska.

Salah satu pesawat berada di lokasi yang berjarak hanya 36 mil laut atau 65-66 kilometer dari daratan utama Alaska. Kedua pesawat Rusia itu mengudara sejauh 745 mil laut atau 1.379 kilometer ke sebelah barat laut Anchorage.

Sebelumnya dalam insiden pesawat Rusia yang terjadi Senin (17/4), pejabat militer AS menyatakan pencegatan berlangsung aman dan profesional. Insiden itu dilaporkan terjadi di lokasi berjarak 160 kilometer dari Pulau Kodiak. Militer AS menyebutnya sebagai interaksi biasa, namun anggota parlemen AS dari Partai Republik, Adam Kinzinger, yang mewakili negara bagian Illinois menyebut Rusia ingin 'unjuk gigi'.


(nvc/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed