Korut Kembali Bersiap Gelar Uji Coba Nuklir

Korut Kembali Bersiap Gelar Uji Coba Nuklir

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 13 Apr 2017 15:55 WIB
Korut Kembali Bersiap Gelar Uji Coba Nuklir
Kim Jong-Un (KCNA/Handout via Reuters)
Pyongyang - Korea Utara (Korut) dilaporkan sedang bersiap untuk menggelar uji coba nuklir terbaru. Aktivitas berkelanjutan terpantau di sekitar situs uji coba nuklir Punggye-ri, Korut.

Dilaporkan kelompok pemantau Korut, 38 North, seperti dilansir AFP, Kamis (13/4/2017), situs uji coba nuklir Korut kini dalam kondisi 'baik dan siap'.

"Citra satelit komersial pada Situs Uji Coba Nuklir Punggye-ri di Korea Utara sejak 12 April menunjukkan aktivitas berkelanjutan di sekitar Portal Utara, juga aktivitas baru di Area Administratif Utama dan sejumlah personel berada di sekitar Pusat Komando situs itu," demikian pernyataan 38 North yang merupakan situs analisis terkait Korut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangkaian uji coba rudal yang dilakukan Korut beberapa waktu terakhir, memicu kekhawatiran Amerika Serikat (AS) bahwa Korut sedang mengembangkan rudal balistik yang memiliki kemampuan membawa hulu ledak nuklir ke daratan utama AS.

Muncul spekulasi bahwa Korut sedang bersiap melakukan peluncuran rudal, atau uji coba nuklir lainnya, untuk memperingati hari lahir pendiri Korut, Kim Il-Sung yang ke-105 tahun pada 15 April besok.

Secara terpisah, Voice of America (VoA) melaporkan pada Rabu (12/4) malam waktu setempat, dengan mengutip sumber pemerintah AS bahwa Korut tengah melakukan persiapan uji coba nuklir.

"(Korut) Telah menempatkan perlengkapan nuklir di dalam terowongan dan bisa saja diledakkan pada Sabtu (15/4) pagi waktu Korea," kata sumber itu.

Beberapa waktu terakhir, pemerintahan Presiden AS Donald Trump kerap melontarkan peringatan keras untuk Korut. Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson menyatakan, AS dimungkinkan melakukan opsi militer terhadap Korut.

Ancaman itu semakin memuncak setelah AS melancarkan serangan rudal ke pangkalan udara Suriah, pekan lalu. Ditambah, AS telah mengirimkan satu kapal induknya, USS Carl Vinson, yang bertenaga nuklir ke perairan Pasifik Barat, dekat Semenanjung Korea untuk unjuk kekuatan.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads