Qatar Airways Tawarkan Laptop Gratis untuk Penumpang Tujuan AS

ADVERTISEMENT

Qatar Airways Tawarkan Laptop Gratis untuk Penumpang Tujuan AS

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 31 Mar 2017 14:49 WIB
Ilustrasi (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
Doha - Maskapai Qatar Airways menawarkan penyewaan laptop gratis untuk penumpangnya yang terbang ke Amerika Serikat (AS). Tawaran ini muncul di tengah larangan laptop masuk kabin pesawat yang diberlakukan AS untuk maskapai dan bandara asal Timur Tengah.

Seperti dilansir AFP, Jumat (31/3/2017), Qatar Airways yang berbasis di Doha, Qatar ini akan mulai menawarkan 'layanan penyewaan laptop' untuk para penumpang yang terbang ke AS, namun hanya untuk kelas bisnis saja. Tawaran ini akan mulai diterapkan pekan depan.

Dalam pernyataannya, Qatar Airways menyatakan, setiap laptop dan alat elektronik yang ukurannya lebih besar daripada telepon genggam akan dikumpulkan di pintu keberangkatan sebelum para penumpang naik ke pesawat.

"Dengan menyediakan layanan penyewaan laptop ini, kami bisa memastikan bahwa para penumpang kami yang terbang ke AS, bisa terus bekerja selama penerbangan," jelas bos Qatar Airways, Akbar Al-Baker.

Baca juga: Larangan Laptop di Kabin Bikin Publik Bingung dan Frustrasi

Rencana serupa juga tengah dipertimbangkan oleh maskapai Emirates yang bermarkas di Dubai, Uni Emirat Arab yang juga terdampak larangan laptop masuk ke kabin itu. Sedangkan maskapai Etihad Airways yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, menawarkan layanan wi-fi dan tablet gratis untuk penumpang kelas satu dan kelas bisnis tujuan AS.

Larangan membawa laptop dan alat elektronik yang berukuran lebih besar dari telepon genggam ke kabin pesawat tujuan AS, diberlakukan sejak awal bulan ini. Larangan itu berlaku untuk 10 bandara di tujuh negara Timur Tengah dan Turki.

Alat-alat elektronik berukuran panjang lebih dari 16 cm, lebar lebih dari 9,3 cm dan ketebalan lebih dari 1,5 cm harus dimasukkan ke bagasi.

AS memberlakukan larangan ini untuk penerbangan tujuan AS dari Yordania, Kuwait, Mesir, Turki, Arab Saudi, Maroko, Qatar dan Uni Emirat Arab. Untuk penerbangan tujuan AS, larangan ini berpengaruh pada 9 maskapai internasional seperti Royal Jordanian, EgyptAir, Turkish Airlines, Saudi Arabian Airlines, Kuwait Airways, Royal Air Maroc, Qatar Airways, Emirates dan Etihad Airways.

Baca juga: Kecam Keras, Turki Minta AS Cabut Larangan Bawa Laptop ke Kabin

Sama seperti AS, Inggris juga memberlakukan aturan serupa, namun tanpa menyertakan beberapa negara Teluk, seperti Qatar dan Uni Emirat Arab. Inggris memberlakukan larangan ini untuk pesawat tujuan Inggris dari Turki, Libanon, Yordania, Mesir, Tunisia dan Arab Saudi.

(nvc/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT