Malaysia Akan Kaji Hubungan Diplomatik dengan Korut

Malaysia Akan Kaji Hubungan Diplomatik dengan Korut

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 24 Feb 2017 18:07 WIB
Malaysia Akan Kaji Hubungan Diplomatik dengan Korut
Foto Kim Jong-Nam di Facebook (Facebook)
Kuala Lumpur - Otoritas Malaysia akan mengkaji ulang hubungan diplomatiknya dengan Korea Utara (Korut). Pengkajian ini dilakukan di tengah ketegangan kedua negara terkait penyelidikan kematian Kim Jong-Nam.

Seperti dilaporkan kantor berita Bernama dan dilansir media lokal Malaysia, The Star, Jumat (24/2/2017), Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi telah menginstruksikan Kementerian Luar Negeri Malaysia untuk melakukan pengkajian hubungan diplomatik dengan Korut.

"Kami menyerahkan urusan hubungan diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri untuk melakukan pengkajian dan menyerahkannya kepada Kabinet untuk memutuskan," terang Ahmad Zahid yang juga menjabat Menteri Dalam Negeri Malaysia ini.

Baca juga: Tuding Malaysia Terkait Jong-Nam, Dubes Korut Disebut Berkhayal

"Kami harap hubungan (diplomatik) itu bisa dipertahankan ... tapi pada saat yang sama, tolong hormati hukum yang berlaku di negara kami dan hormati profesionalisme para pakar kami," imbuhnya.

Dubes Korut untuk Malaysia, Kang Chol, pekan lalu menyatakan, pihaknya tidak bisa mempercayai penyelidikan yang sedang dilakukan Malaysia dalam kasus Jong-Nam. Dia juga menuding Malaysia bersekongkol dengan 'kekuatan di luar', merujuk pada Korea Selatan (Korsel) yang merupakan rival Korut.

Baca juga: Kim Jong-Nam Dibunuh, Malaysia Imbau Warganya Tak Kunjungi Korut

Lebih lanjut, Ahmad Zahid menyebut tudingan dari Korut itu tidak perlu, karena Malaysia telah profesional dalam penyelidikan kematian Jong-Nam yang merupakan kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-Un. Ahmad Zahid menegaskan, Malaysia tidak bersekongkol dengan negara manapun maupun organisasi apapun.

"Karena kami sudah profesional dalam penyelidikan yang dilakukan kepolisian, Departemen Kimia, dan Departemen Kesehatan, negara yang bersangkutan (Korut) tidak seharusnya menuding Malaysia seperti itu," tegas Ahmad Zahid seperti dilansir media Malaysia lainnya, New Straits Times.

Baca juga: Ribut Soal Kim Jong-Nam, Malaysia Pertimbangkan Usir Dubes Korut

Menurut Ahmad Zahid, profesionalisme Malaysia dalam penyelidikan tidak perlu diragukan karena Malaysia memberlakukan aturan hukum yang tegas. "Jangan gunakan psikologi terbalik pada kami," ucapnya.

"Tolong gunakan bahasa diplomasi," tandas Ahmad Zahid, merujuk pada berbagai tudingan yang dilontarkan Dubes Korut.

(nvc/ita)


Berita Terkait