Seperti dilansir AFP dan Reuters, Senin (2/1/2017), putri Choi, Chung Yoo-ra, yang berusia 20 tahun ditangkap kepolisian Denmark pada Minggu (1/1) malam, karena overstay izin visanya. Kantor jaksa Korsel menyatakan pihaknya tengah membahas pemulangan Chung ke Korsel.
Chung yang dikenal sebagai penunggang kuda profesional yang banyak berlatih di Jerman ini, ditangkap karena kedapatan tinggal secara ilegal di kota Aalborg, Denmark. Penangkapan Chung pertama kali dilaporkan oleh televisi swasta Korsel, JTBC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Sangkal Tudingan Korupsi, Presiden Korsel Mengklaim Dijebak
Kantor jaksa Korsel menyebut, Chung ditangkap setelah berbulan-bulan bersembunyi di luar negeri. Seorang sumber pada kantor jaksa di Seoul menyatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan otoritas Uni Eropa untuk mengekstradisi Chung. Prosesnya diperkirakan memakan waktu 1-2 minggu.
Dalam pernyataannya, Kepolisian Korea Selatan menyebut mitra mereka di Denmark telah memberitahu penangkapan empat warga Korsel, termasuk Chung dan seorang anak yang lahir tahun 2015. Tidak diketahui pasti hubungan antara Chung dengan anak tersebut.
Chung terancam dijerat sejumlah dakwaan pidana di Korsel. Otoritas Korsel berupaya mencabut paspor miliknya agar dia tidak bisa kabur ke luar negeri. Otoritas Korsel juga meminta informasi dari otoritas Jerman soal aset finansial Chung.
Baca juga: Dimakzulkan Parlemen, Ini Tanggapan Presiden Korsel
Chung meraih medali emas dalam cabang olahraga berkuda Asian Games tahun 2014. Namun dia memancing kemarahan publik Korsel setelah terungkap bahwa dia mendapat perlakuan khusus dari universitas ternama, Ewha Womans University.
Sang ibunda, Choi, dituding memanfaatkan pengaruhnya dan kedekatannya dengan Presiden Park untuk 'memasukkan' putrinya ke universitas bergengsi itu tahun 2014 lalu. Penyelidikan kemudian mengungkapkan bahwa pihak universitas menolak calon mahasiswa lain yang lebih layak dan lebih memenuhi syarat, demi 'menerima' Chung. Pihak universitas telah mengeluarkan Chung dari kampus tersebut.
"Ketika Chung Yoo-ra kembali, saya akan memastikan dia bekerja sama penuh dalam penyelidikan jaksa khusus," ucap pengacara yang mendampingi Choi dan Chung, Lee Kyung-jae, kepada kantor berita Yonhap.
(nvc/try)











































