Serangan bom tersebut menargetkan pos terdepan yang dijagai kelompok pemberontak Jaish al-Ashair di kamp pengungsi Rakban. Demikian disampaikan Said Saif, juru bicara Pasukan Martir Brigade Ahmed al-Abdo, faksi pemberontak Tentara Suriah Bebas (FSA) yang memerangi ISIS, seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (17/10/2016).
Dikatakan Saif, ledakan terjadi pada Minggu, 16 Oktober waktu setempat ketika seorang pengebom menabrakkan truk bermuatan bahan peledak ke pos tersebut.
Rakban dihuni oleh lebih dari 75 ribu orang, termasuk warga Suriah yang banyak mengungsi selama perang saudara di Suriah yang telah berlangsung lima tahun. Ratusan ribu orang telah tewas selama konflik berkepanjangan di Suriah itu.
Sebelumnya dalam serangan serupa pada Juli lalu, enam tentara perbatasan Yordania tewas ketika seorang pengebom bunuh diri menabrakkan mobilnya dengan kecepatan tinggi ke perbatasan dan menghantam sebuah pos militer di dekat Rakban, yang berlokasi di daerah gurun pasir, tempat para militan ISIS berada.
(ita/ita)











































