Rencanakan Serangan Bom ke Imigran Muslim di Kansas, 3 Pria Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 15 Okt 2016 10:06 WIB
Ilustrasi (REUTERS/Mike Segar)
Kansas City - Tiga pria di Kansas, Amerika Serikat (AS) ditangkap karena merencanakan serangan bom terhadap kompleks apartemen yang dihuni imigran muslim asal Somalia. Salah satu apartemen diketahui digunakan sebagai musala oleh para imigran itu.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (15/10/2016), ketiga pria yang ditangkap diidentifikasi sebagai Curtis Allen (49), Gavin Wright (49) dan Patrick Eugene Stein (47). Mereka semua tinggal di Kansas dan masing-masing dijerat dakwaan bersekongkol menggunakan senjata pemusnah massal.

Dalam konferensi pers, pelaksana tugas Jaksa Distrik Kansas Tom Beall menyebut ketiga pria itu merupakan anggota kelompok milisi. Namun tidak disebut lebih lanjut nama kelompoknya. Ketiganya berencana meledakkan bom di kompleks apartemen yang ada di Garden City, Kansas.

Otoritas lokal, negara bagian maupun federal telah menyelidiki rencana serangan bom ini selama 8 bulan. Menurut dokumen dakwaan pengadilan, ketiga pria itu melakukan pemantauan target serangan, mengumpulkan senjata dan peledak juga menulis manifesto atau pernyataan terbuka yang akan dipublikasikan setelah ledakan bom terjadi.

"Banyak warga Kansas menganggapnya mengagetkan, sama seperti saya, bahwa hal semacam ini bisa terjadi di sini," ucap Beall dalam konferensi pers.

Baca juga: 3 Polisi Ditembak di Palms Springs California

Garden City merupakan kota dengan penduduk 27 ribu jiwa, yang terletak di Kansas bagian barat daya. Penyelidikan ketiga pria itu terkait penyelidikan terorisme domestik terhadap sejumlah kelompok milisi yang ada di Kansas. Kelompok itu antipemerintah, antimuslim dan antiimgran.

Biro Investigasi Federal (FBI) yang juga melakukan penyelidikan, memanfaatkan sumber rahasia untuk menghadiri pertemuan salah satu kelompok milisi bernama Kansas Security Force untuk mengumpulkan informasi. Tiga pria itu merupakan anggota kelompok yang lebih kecil bernama Crusader.

Ketiga pria yang semuanya berkulit putih ini ditahan di penjara Sedgwick County, Kansas.

Masih menurut dokumen dakwaan, ketiga pria ini mempertimbangkan sejumlah lokasi termasuk gereja pro-Somalia dan juga kantor publik, sebelum akhirnya memiliki kompleks apartemen Garden City. Jaksa yang menangani kasus ini menyebut, ketiga pria itu berencana memasang bahan peledak di dalam kendaraan yang akan diparkir di empat sudut berbeda di kompleks tersebut.

Rencananya, serangan bom itu akan digelar sehari setelah pilpres AS pada 8 November mendatang. Secara terpisah, pejabat FBI menegaskan ketiga pria itu tidak terkait dengan kelompok teroris yang lebih besar. Dalam kasus ini, ketiganya terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Baca juga: Sikap Donald Trump Melunak Soal Larangan Muslim Masuk ke AS

(nvc/imk)