Serba Hitam, Warga Thailand Antre Hadiri Ritual Persemayaman Raja Bhumibol

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 14 Okt 2016 15:31 WIB
Warga Thailand mengantre untuk menghadiri ritual persemayaman Raja Bhumibol (REUTERS/Jorge Silva)
Bangkok - Antrean panjang terlihat di Grand Palace, Bangkok, Thailand, saat warga setempat menunggu datangnya jenazah Raja Bhumibol Adulyadej. Ritual persemayaman akan digelar di lokasi itu dan terbuka untuk publik.

Seperti dilansir CNN dan Bangkok Post, Jumat (14/10/2016), hari ini ditetapkan sebagai hari libur nasional agar warga Thailand yang masih berkabung, bisa menghadiri ritual persemayaman Raja Bhumibol.

Grand Palace Bangkok yang akan menjadi persemayaman Raja BhumibolFoto: REUTERS/Jorge Silva
Grand Palace Bangkok yang akan menjadi persemayaman Raja Bhumibol

Ritual bernama resmi 'pemandian kerajaan' ini akan digelar secara simbolis pada Jumat (14/10) sore di paviliun Sala Sahathai Samakhom yang ada di dalam kompleks istana. Foto Raja Bhumibol akan dibasuh dengan air. Ritual ini akan dipimpin oleh biksu Somdej Phrawannarat dan menghadirkan Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn.

Jenazah Raja Bhumibol yang didampingi keluarganya akan berangkat dari Rumah Sakit Siriraj, tempat almarhum wafat, dengan iring-iringan kendaraan menuju ke Grand Palace sekitar pukul 15.00 waktu setempat.

Baca juga: Putra Mahkota Vajiralongkorn Minta Waktu untuk Dinobatkan Jadi Raja Thailand

Kebanyakan warga Thailand telah menunggu di sepanjang rute yang akan dilalui mobil jenazah Raja Bhumibol. Warga dipersilakan untuk menunggu di setiap ruas jalan yang akan dilalui mobil jenazah, asalkan mengenakan pakaian berwarna hitam.

Ini menjadi kesempatan terakhir bagi warga Thailand untuk mengucapkan perpisahan dengan Raja yang memimpin selama 70 tahun itu. Jenazah Raja Bhumibol akan dikremasi seperti anggota keluarga kerajaan Thailand lainnya, namun prosesinya membutuhkan waktu berbulan-bulan.

Serba Hitam, Warga Thailand Antre Hadiri Ritual Persemayaman Raja BhumibolFoto: REUTERS/Athit Perawongmetha

Antusiasme tinggi muncul dari warga Thailand yang ingin menjadi saksi sejarah juga sekaligus mengucapkan selamat tinggal pada Raja Bhumibol. Beberapa warga bahkan rela menginap di lokasi dekat Grand Palace sejak Kamis (13/10) tengah malam.

"Saya tidak bisa tidur dan saya tidak ingin duduk saja di rumah, saya harus melakukan sesuatu karena saya merasa sangat sedih. Jadi saya datang ke Grand Palace untuk bersama dengan pelayat lainnya," tutur Patarapong Chankaw (28) yang berada di lokasi sejak Jumat (14/10) subuh.

Baca juga: Raja Thailand Mangkat, Pemimpin Dunia Sampaikan Belasungkawa

Sejumlah perempatan jalan dan berbagai sisi Grand Palace dipenuhi warga yang berpakaian serba hitam. Mereka dengan tertib mengantre untuk bisa ikut ritual pemakaman kerajaan. Banyak dari mereka yang membawa foto Raja Bhumibol serta lambang kerajaan dan bunga lotus.

Warga yang mengantre juga menanti kesempatan untuk ikut menuangkan air ke foto mendiang Raja Bhumibol yang ada di dalam Grand Palace -- hal ini menyimbolkan ritual pemandian kerajaan untuk jenazah almarhum.

Serba Hitam, Warga Thailand Antre Hadiri Ritual Persemayaman Raja BhumibolFoto: REUTERS/Athit Perawongmetha

"Ini merupakan momen penting dalam sejarah negara saya. Saya ingin menjadi bagiannya dan bergabung dengan warga Thai lainnya saat kami berkabung untuk Raja kami," terang Anon Pairot (36) yang ikut mengantre.

Thailand menetapkan masa berkabung selama 1 tahun untuk mengenang Raja Bhumibol. Untuk 30 hari ke depan, seluruh gedung pemerintah dan gedung publik wajib mengibarkan bendera setengah tiang. Sedangkan para pegawai negeri diwajibkan memakai pakaian warna hitam selama setahun selama masa berkabung ditetapkan.

Serba Hitam, Warga Thailand Antre Hadiri Ritual Persemayaman Raja BhumibolFoto: REUTERS/Jorge Silva


(nvc/nwk)