Berbicara di Philadelphia, AS seperti dilansir AFP, Kamis (8/9/2016), Trump menyatakan kepada para pendukungnya, dirinya akan segera meminta para jenderal militer AS untuk menyusun rencana rinci untuk menghancurkan ISIS, dalam jangka waktu 30 hari pertama dirinya menjabat.
Trump menyebut, militer AS melembek sehingga membutuhkan peningkatan skala besar, termasuk penambahan jumlah tentara serta pesawat dan kapal perang. Pernyataan ini disampaikan Trump sebelum menghadiri event 'Commander in Chief Forum' yang juga dihadiri capres Partai Demokrat Hillary Clinton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Donald Trump Sebut Putin Pemimpin yang Jauh Lebih Baik dari Obama
"Segera setelah menjabat, saya akan meminta para jenderal untuk mempresentasikan kepada saya, sebuah rencana dalam 30 hari untuk mengalahkan dan menghancurkan ISIS," tegas Trump.
"Ini tentu akan membutuhkan perang militer, tapi juga perang cyber, perang finansial dan perang ideologi," imbuhnya.
Kali ini, Trump memberikan penjelasan lebih rinci soal rencana militernya, yakni melibatkan 540 ribu tentara aktif, 1.200 pesawat tempur Angkatan Udara AS, 36 batalion korps Marinir dan 350 unit kapal permukaan dan kapal seram.
"Saya akan meminta Kongres untuk mempertimbangkan peningkatan anggaran militer. Dalam prosesnya, kita akan menjadikan pemerintah lebih ramah dan lebih responsif pada publik. Kita akan bertahan karena tanpa pertahanan, tidak ada negara ini," sebutnya.
Baca juga: Polling Terbaru: Donald Trump Kini Ungguli Hillary Clinton
Dalam 'Commander in Chief Forum', Trump memuji Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai pemimpin yang jauh lebih baik daripada Presiden Barack Obama. Pujian ini merupakan kesekian kalinya yang memang sering dilontarkan Trump untuk Putin.
(nvc/ita)











































