Obama: Tak Ada yang Lebih Layak dari Hillary untuk Menjadi Presiden AS

Obama: Tak Ada yang Lebih Layak dari Hillary untuk Menjadi Presiden AS

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 28 Jul 2016 11:22 WIB
Obama: Tak Ada yang Lebih Layak dari Hillary untuk Menjadi Presiden AS
Barack Obama saat berpidato dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat (REUTERS/Mike Segar)
Philadelphia - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama tampil berpidato pada malam ketiga Konvensi Nasional Partai Demokrat di Philadelphia. Meminta pemilih mendukung Hillary, Obama menyebut mantan Ibu Negara AS itu, jauh lebih layak dan mumpuni menjadi Presiden AS.

"Tidak akan pernah ada pria maupun wanita, bukan saya, bukan juga Bill (Clinton - suami Hillary) -- tidak ada seorangpun yang lebih layak daripada Hillary Clinton untuk menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat," tegas Obama yang disambut sorakan hadirin, seperti dilansir Reuters, Kamis (28/7/2016).

"Malam ini, saya meminta Anda untuk melakukan kepada Hillary, apa yang telah Anda lakukan bagi saya. Saya meminta Anda untuk membawanya, sama seperti Anda membawa saya," imbuhnya dalam pidato yang disampaikan Rabu (27/7) malam waktu AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Donald Trump Tantang Rusia Untuk Meretas Email Hillary Clinton

Konvensi Partai Demokrat digelar di Wells Fargo Center, Philadelphia, Pennsylvania selama empat hari, sejak Senin (25/7) hingga Kamis (28/7) waktu setempat. Hillary dijadwalkan tampil menyampaikan pidato penerimaan dirinya sebagai capres resmi AS dari Partai Demokrat pada Kamis (28/7) malam.

Namun tiba-tiba, Hillary muncul di panggung usai Obama berpidato. Kedua politikus yang pernah menjadi rival saat pencapresan Partai Demokrat tahun 2008 lalu ini, kemudian berpelukan dan memicu tepuk tangan gemuruh dari hadirin. Keduanya lalu melambaikan tangan kepada para delegate dan elite Partai Demokrat yang hadir dalam konvensi.

Barack Obama dan Hillary Clinton (REUTERS/Carlos Barria)

Obama yakin dirinya meninggalkan Amerika di tangan yang baik, di bawah kepemimpinan Hillary. Dalam pidatonya, Obama juga mengenang momen 12 tahun lalu saat dirinya berpidato sebagai capres Partai Demokrat. Obama berusaha membangkitkan semangat dan harapan publik AS, dengan menyebut publik AS sebagai pemicu keyakinan dan harapannya.

"Orang-orang yang saya ajak bicara sekitar 12 tahun lalu, ketika saya berbicara soal harapan -- Anda semualah yang membakar keyakinan kuat saya tentang masa depan kita, bahkan ketika hal aneh marak; bahkan ketika jalanan masih panjang. Harapan menghadapi kesulitan; harapan menghadapi ketidakpastian; keberanian untuk berharap!" tegas Obama, seperti dilansir CNN.

Baca juga: Eks Direktur CIA Sebut Donald Trump Tak Layak Jadi Presiden AS

"Tahun ini, dalam pemilu kali ini, saya meminta Anda untuk bergabung bersama saya -- menolak sinisme, menolak rasa takut, memunculkan yang terbaik dalam diri kita; untuk memilih Hillary Clinton sebagai Presiden Amerika Serikat selanjutnya, dan menunjukkan pada dunia kita masih meyakini janji negara hebat ini," tandas Obama.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads