Pidatonya Memukau, Putri Donald Trump Jadi Bintang di Konvensi Republik

Pidatonya Memukau, Putri Donald Trump Jadi Bintang di Konvensi Republik

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 22 Jul 2016 15:48 WIB
Pidatonya Memukau, Putri Donald Trump Jadi Bintang di Konvensi Republik
Ivanka Trump saat tampil dalam konvensi Partai Republik di Cleveland (REUTERS/Mike Segar)
Cleveland - Putri tertua calon presiden Amerika Serikat Donald Trump, Ivanka, disebut berhasil mencuri perhatian dalam pergelaran hari terakhir konvensi Partai Republik (RNC) di Cleveland, Ohio. Ivanka menyampaikan pidato pengantar bagi ayahnya, dengan kata-kata yang memukau delegate Partai Republik yang hadir.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (22/7/2016), wanita berusia 34 tahun ini menyampaikan pidato mengenai sosok berbeda ayahnya yang dikenal dunia sebagai miliarder ternama yang kasar dan ceplas-ceplos. Trump memiliki lima anak dari tiga istri berbeda. Ivanka merupakan anak kedua Trump dari istri pertamanya, Ivana, yang diceraikan tahun 1992 silam.

Baca juga: Donald Trump Bersumpah Kejahatan dan Kekerasan di AS Akan Segera Berakhir

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di hadapan delegate dan elite Partai Republik yang memenuhi Quicken Loans Arena, Cleveland, Kamis (21/7) malam, Ivanka berbicara soal keinginan ayahnya memajukan Amerika, soal layanan anak, kesetaraan upah untuk wanita dan isu-isu lainnya yang sesuai dengan hati nuraninya.

"Sebagai Presiden, ayah saya akan mengubah undang-undang buruh yang menempatkan wanita bukan sebagai bagian penting dalam satuan kerja. Dia akan membuat layanan anak yang terjangkau dan mudah diakses bagi semua. Dia akan memperjuangkan kesetaraan upah bagi kesetaraan kerja dan saya akan memperjuangkan ini juga bersama dengannya," ucap Ivanka, menyampaikan argumen feminis yang langka dalam konvensi Partai Republik.

Ivanka Trump saat tampil dalam konvensi Partai Republik (REUTERS/Jim Young)

Beberapa isu yang dibahas Ivanka disebut-sebut lebih beraliran Partai Demokrat, daripada Partai Republik. Ivanka sendiri diketahui pernah menjadi donatur untuk Hillary Clinton yang kini capres Partai Demokrat dan juga Mitt Romney yang mantan capres Partai Republik. Pada 19 April lalu, Ivanka tidak ikut memilih saat pemilihan awal di New York, karena dirinya belum mengubah pendaftaran partainya dari Demokrat ke Republik.

Namun dia menekankan, dirinya mendukung kandidat yang menurutnya, sangat mewakili dirinya. "Seperti kebanyakan rekan sesama generasi millennial, saya tidak menganggap diri saya sebagai seorang Republik maupun Demokrat," ujar Ivanka pada awal pidatonya, seperti dilansir media AS, npr.org. Millennial merupakan sebutan bagi generasi yang tumbuh besar tahun 1990-an hingga 2000.

Baca juga: Donald Trump Bertekad Larang Masuk Imigran dari Negara Terkait Terorisme

Reuters menyebut ada lebih banyak pencarian untuk Ivanka Trump daripada ayahnya, di Google. Di Konvensi partai Republik, Trump tampil setelah Ivanka, untuk menyampaikan pidato penerimaannya sebagai capres resmi AS dari Partai Republik.

"Oke, mengapa bukan @IvankaTrump yang mencalonkan diri sebagai Presiden (AS)?" kicau aktor televisi Anson Mount melalui akun Twitter-nya.

"Salah satu pidato terbaik -- atau mungkin pidato terbarik -- malam ini," sebut Chris Herrod (50), salah satu delegate Partai Republik dari Utah, yang sebelumnya mendukung rival Trump, Senator Texas Ted Cruz.

Ivanka dan ayahnya, Donald Trump (REUTERS/Carlo Allegri)

Di antara anak-anak Trump, Ivanka yang seorang pengusaha wanita ini menjadi satu-satunya jembatan antara ayahnya dengan pemilih wanita. Misi Ivanka ialah mengungkapkan sisi lembut sang ayah. Pekan ini di Cleveland, Ivanka ada di mana-mana, melobi delegate untuk ayahnya juga melobi para donatur, muncul dalam wawancara televisi dan sebagainya. Bahkan seorang delegate dalam konvensi Partai Republik terus membawa poster bertuliskan 'Ivanka, 2024. Presiden Wanita Pertama' selama empat hari konvensi digelar.

Ivanka menjadi topik yang banyak dibahas di Twitter pada Kamis (21/7) malam, dengan sekitar 121 tweet menyebut namanya diposting setiap menit. Sentimen terhadap ibu dari 3 anak ini, menurut perusahaan analis Zoomph, juga lebih banyak bernada positif.

"Dia memberikan pandangan luar biasa soal ayahnya dan pria seperti apa ayahnya itu. Dia sungguh wanita muda yang memiliki kemampuan luar biasa, sama seperti saudara laki-lakinya. Kita akan melihat dimulainya sebuah dinasti di sini," sebut delegate New Mexico, Fernando C deBaca (78).

Baca juga: Donald Trump Sebut Hillary Clinton Wariskan Kematian dan Kehancuran

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini