Fotonya Jadi Viral, Wanita Kulit Hitam AS: Saya Senang Bisa Selamat

Fotonya Jadi Viral, Wanita Kulit Hitam AS: Saya Senang Bisa Selamat

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 12 Jul 2016 12:08 WIB
Fotonya Jadi Viral, Wanita Kulit Hitam AS: Saya Senang Bisa Selamat
Foto Iesha Evans yang mendunia (REUTERS/Jonathan Bachman)
Louisiana - Wanita kulit hitam di Amerika Serikat (AS) yang fotonya saat ditangkap polisi menjadi viral, bersyukur dirinya selamat. Wanita yang berprofesi sebagai perawat ini ikut unjuk rasa memprotes kebrutalan polisi demi putranya.

Foto wanita bernama Ieshia Evans ini dijepret oleh wartawan foto Reuters, Jonathan Bachman, pada Sabtu (9/7). Saat itu, Bachman tengah meliput aksi protes melawan kebrutalan polisi di Baton Rouge, Louisiana. Aksi protes serupa marak di AS sejak akhir pekan lalu, usai dua warga kulit hitam bernama Philando Castile and Alton Sterling tewas di tangan polisi di Louisiana dan Minnesota.

Dalam foto itu, Evans yang mengenakan gaun panjang terlihat berdiri dengan tenang di tengah jalan, di hadapan dua polisi yang menangkapnya. Evans tidak menunjukan emosi apapun saat dua polisi berseragam lengkap dengan rompi antipeluru dan helm pelindung, mendekati dan mengamankannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Berdiri Tenang Saat Ditangkap Polisi, Foto Wanita Kulit Hitam AS Ini Mendunia

Foto itu menuai pujian publik dan juga berbagai media massa. Sedangkan bagi para demonstran antirasialisme di AS, foto itu memberikan semangat baru bagi mereka yang gencar memprotes perlakuan tak adil polisi terhadap warga minoritas, terutama warga kulit hitam.

"Anda akan melihat foto ikonik dari #BatonRouge dan berbagai versi lainnya, sepanjang hidup Anda," sebut salah satu pengguna Twitter, David Law, seperti dilansir Reuters, Selasa (12/7/2016).

Menurut akun Facebook dan informasi online, Evans merupakan seorang perawat bersertifikat yang tinggal di Pennsylvania. Ibu dari anak laki-laki berusia 5 tahun ini, disebut sengaja pergi ke Baton Rouge, Louisiana, untuk ikut aksi protes melawan kebrutalan polisi.

"Karena dia ingin bisa melihat langsung mata putranya, untuk memberitahu putranya bahwa dirinya berjuang demi kebebasan dan hak-haknya," tutur salah satu rekan Evans, R Alex Haynes, yang mengaku mengenal wanita berusia 35 tahun itu sejak kecil.

Baca juga: Kisah Wanita Kulit Hitam AS yang Terharu Dilindungi Polisi di Dallas

Reuters belum bisa mewawancarai Evans secara langsung hingga Senin (11/7). Namun melalui akun Facebook-nya, Evans mengungkapkan perasaannya usai ditangkap dan dibebaskan polisi. "Ini adalah karya Tuhan. Saya menjadi alat! Puji Tuhan yang Maha Tinggi! Saya senang saya masih hidup dan selamat," tulis Evans dalam akun Facebook-nya usai ditangkap polisi.

Catatan kantor Sheriff East Baton Rouge menunjukkan Evans didakwa pelanggaran ringan di jalanan dan telah dibebaskan dari tahanan tak lama setelah ditangkap. Evans meminta teman-temannya untuk tidak melayani wawancara soal dirinya karena dia ingin dirinya sendiri yang menceritakan kisahnya.

Namun kemudian, Evans mengaku belum siap untuk berbicara kepada wartawan. "Saya ingin segera pulang menemui anak saya. Saya melalui banyak hal," ucapnya melalui akun Facebook-nya.

Baca juga: Obama Ingatkan Warga AS Tak Terpancing Serangan Berbau Rasial pada Polisi

(nvc/mad)


Berita Terkait