Para saksi mata menuturkan bagaimana mengerikan dan kacaunya kondisi di bandara saat kejadian.
"Semua orang berlarian. Di mana-mana ada darah dan potongan tubuh. Saya melihat lubang-lubang peluru di pintu-pintu," ujar seorang wanita bernama Duygu seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (29/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada ledakan besar, sangat kuat. Atap roboh. Di dalam bandara sangat mengerikan, kerusakannya besar," tutur saksi mata bernama Ali Tekin, yang tengah berada di area kedatangan untuk menunggu seorang tamu, ketika serangan bom terjadi.
Bandara Ataturk adalah bandar udara tersibuk ketiga di Eropa. Gubernur setempat yakin hal itu yang menjadikan alasan mengapa teroris menyerang Bandara Ataturk. Belum ada yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan yang disusul tembakan tersebut.
(ita/ita)











































