ADVERTISEMENT

Gorila Ditembak Mati, Publik AS Buat Petisi Tuntut Ibu Bocah Diadili karena Lalai

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Selasa, 31 Mei 2016 02:09 WIB
Foto: REUTERS/Cincinnati Zoo/Handout via Reuters
Ohio - Para pecinta hewan dibuat marah oleh aksi penembakan gorila jantan bernama Harambe di kebun binatang Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat (AS) pada 30 Mei 2016. Kini, lebih dari 200 ribu orang telah menandatangani petisi yang menyalahkan kelalaian orang tua hingga menyebabkan si anak terjatuh ke dalam kandang gorila.

Dilansir Reuters, Selasa (31/5/2016) penandatanganan petisi dilakukan di laman situs Change.org. Warga memprotes penembakan terhadap Harambe yang merupakan salah satu gorila jantan dan masuk ke dalam daftar hewan terancam punah.

Baca Juga: Gorila Ditembak Mati Demi Selamatkan Bocah, Publik AS Marah

Salah satu isi petisi yang paling populer isinya meminta keadilan untuk Harambe. Warga mendesak agar polisi dan layanan perlindungan anak untuk menyelidiki 'kelalaian' ibu si anak secara lebih lanjut.

Beberapa petisi juga bahkan mendesak polisi untuk menahan ibu si anak yang dinilai tidak akuntabel dan kompeten. Seperti ramai diberitakan sebelumnya, Harambe ditembak setelah bocah 4 tahun jatuh ke kandangnya.

Namun menurut keterangan dari seorang saksi mata, Harambe tidak melukai bocah itu. Malahan Harambe berusaha melindunginya.

Gorila yang memiliki berat 204 kilogram itu menyeret si bocah dari dalam air dan membawanya ke dinding batu yang posisinya lebih tinggi pada Sabtu, 28 Mei 2016 lalu. Dalam video yang didapatkan oleh ABC News menunjukkan gorila jantan itu menyeret sang bocah di dalam kolam yang ada di dalam kandang. Pihak kebun binatang dalam pernyataannya menyebut para petugas pemadam kebakaran yang ada di lokasi melaporkan, gorila itu menyeret kasar dan melemparkan bocah yang tidak disebut namanya itu.

Bocah itu dilaporkan mengalami luka-luka, namun tidak sampai membahayakan nyawanya. Usai insiden ini, sang bocah dilarikan ke rumah sakit setempat untuk menjalani perawatan medis.

Saksi mata lainnya mengatakan, mereka mendengar anak itu memberitahu ibunya kalau dia ingin masuk ke dalam kandang gorila. Lalu sang anak menyelinap ke belakang penghalang dan jatuh ke dalam kandang sekira dengan ketinggian 4,5 meter. Bocah itu jatuh ke dalam parit berisi air setinggi 30 sentimeter. Oleh sekor gorila jantan bernama Harambe yang merupakan spesies langka, bocah itu diangkat dan dibawa berkeliling.

Atas insiden ini, tidak sedikit orang yang menyampaikan belasungkawanya dengan meletakkan bunga dan catatan peringatan di patung gorila dalam kebun binatang Cincinnati. (aws/hri)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT