Penangkapan ini berhasil setelah 70 personel polisi menyebar di kawasan kumuh di sisi barat Rio de Janeiro dalam operasi besar untuk meringkus tersangka. Demikian dilansif AFP, Minggu (29/5/2016).
Tersangka yang ditangkap ini lalu ditahan dan diinterogasi. Polisi berjanji akan menangkap seluruh terduga pemerkosa dan membawanya ke meja hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus pemerkosaan brutal ini memancing kemarahan warga Brasil. Para pelaku diduga memerkosa gadis itu pada 21 Mei 2016 di Rio de Janeiro, kota yang terkenal dengan kasus kejahatan kekerasannya dan akan menjadi tuan rumah Olimpiade pada Agustus mendatang.
"Mereka yang melakukan kejahatan keji ini akan ditemukan, dipenjara, dan dihukum," kata Menteri Kehakiman Brasil, Alexandre de Morais dalam konferensi pers.
Presiden sementara Brasil, Michel Temer mengungkapkan keheranannya. Dia tidak habis pikir bagaimana kejahatan barbar semacam ini masih ada di abad ke-21.
Ratusan orang berdemonstrasi di Rio pada Jumat malam. Mereka membentangkan tulisan 'Maschismo Kills' dan 'No means no'. Sementara itu pendemo di Sao Paulo membuat mural dengan tulisan 'My body is not yours' dan 'I like to wear necklines, that's not an invitation to rape me'. (imk/imk)











































