Pejabat militer Rusia di pangkalan udara Hmeimim di provinsi Latakia, Suriah mengatakan, tentara Rusia bernama Anton Yerygin tersebut mengalami luka-luka serius dan meninggal di rumah sakit pada Rabu, 11 Mei waktu setempat.
"Saat menjalankan tugas untuk mengawal kendaraan-kendaraan Rusia untuk rekonsiliasi pihak-pihak bertikai di provinsi Homs, Suriah, tentara Rusia Anton Yerygin mendapat luka-luka serius akibat tembakan yang dilakukan militan-militan," kata perwira militer tersebut kepada media Rusia, TASS dan dilansir AFP, Kamis (12/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentara tersebut telah diusulkan untuk mendapatkan anumerta atas jasanya.
Sebelumnya pada April lalu, Rusia memberikan penghormatan tertinggi kepada Letnan Aleksandr Prokhorenko, setelah dia meminta dibombardir oleh pesawat tempur Rusia ketika dirinya dikepung puluhan militan ISIS di Palmyra, Suriah.
Media-media Barat menjuluki Prokhorenko sebagai "Rambo" Rusia. Oleh pemerintahnya, Prokhorenko pun dianugerahi gelar kepahlawanan atas pengorbanannya.
Rusia mulai melancarkan serangan-serangan udara terhadap ISIS dan kelompok-kelompok teroris lainnya di Suriah sejak September 2015 lalu. Operasi militer itu dilakukan atas permintaan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.
(ita/ita)










































