Diculik ISIS di Yaman, Pastur India Dikabarkan Tewas Disalib

Diculik ISIS di Yaman, Pastur India Dikabarkan Tewas Disalib

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 29 Mar 2016 15:52 WIB
Diculik ISIS di Yaman, Pastur India Dikabarkan Tewas Disalib
Ilustrasi (Rodi Said/REUTERS)
Aden - Militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengklaim telah menyalib seorang pastur Katolik Roma pada Jumat Agung, 25 Maret lalu. Pastur ini diculik ISIS bulan ini saat penyerbuan rumah jompo Katolik di Yaman.

Seperti dilansir International Business Times, Selasa (29/3/2016), pastur Thomas Uzhunnalil yang berasal dari India ini dilaporkan diculik ISIS pada 4 Maret lalu. Saat itu, Uzhunnalil ditugaskan di rumah jompo yang dikelola oleh Yayasan Amal Misionaris Bunda Teresa di Yaman.

Penyerbuan di rumah jompo Katolik itu sendiri menewaskan 16 biarawati dan perawat. Juru bicara yayasan tersebut, Sunita Kumar, menyebut sang pastur diborgol dan dibawa kabur oleh penyerang rumah jompo yang ada di wilayah Aden tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Militan ISIS dalam pernyataannya mengklaim mereka telah membunuh pastur Uzhunnalil sama seperti bangsa Romawi membunuh Yesus, yakni disalib. Oleh penganut Nasrani, kematian Yesus di kayu salib disebut sebagai Jumat Agung.

Kabar kematian pastur Uzhunnalil ini pertama dikonfirmasi oleh Kardinal Christoph Schonborn dari Wina, Austria dalam khotbah Paskahnya. Kardinal merupakan pejabat tinggi Vatikan yang diangkat oleh Paus.

Secara terpisah usai khotbah tersebut, pihak keuskupan Wina menyatakan pernyataan Kardinal Christoph soal penyaliban Pastur Uzhunnalil itu belum dipastikan kebenarannya.

"Kardinal hanya mendasarkan pernyataannya pada berita yang dirilis situs berita berbahasa Arab. Validitas informasi ini, bagaimanapun juga, belum terkonfirmasi," tutur kepala hubungan media pada keuskupan Wina, Michael Pruller, seperti dilaporkan Inggris, Mirror.

(nvc/ita)


Berita Terkait