Penembakan berawal di jalanan kota Newton pada Kamis (25/2) waktu setempat, ketika pelaku melepas tembakan ke arah seorang pria yang mengemudikan truk. Sheriff Harvey County, T Walton, menyebut pelaku beraksi sambil mengendarai mobilnya.
Setelah itu, pelaku menembak satu korban di bagian kaki di ruas jalanan lainnya. Penembakan ini menurut Walton, dilakukan pelaku dalam perjalanannya ke tempat kerjanya di pabrik Excel Industries di wilayah Hesston, yang berjarak 14 kilometer dari kota Newton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dilansir Reuters, Jumat (26/2/2016), otoritas setempat mengidentifikasi pelaku sebagai Cedric Ford yang berusia 38 tahun. Sekitar 20 orang lainnya luka-luka dalam insiden yang sama.
"Sungguh insiden mengerikan yang terjadi di sini. Akan ada banyak kesedihan sebelum ini semuanya berakhir," ucap Walton.
Juru bicara rumah sakit Via Christi Hospital St Francis menyebut pihaknya merawat enam korban luka, dengan lima orang di antaranya mengalami luka parah. Walton menyatakan, jumlah korban tewas diperkirakan akan bertambah.
Motif penembakan ini masih belum diketahui pasti. "Pelaku bepergian dan menembaki dari mobilnya. Kami ingin tahu apa yang memicu aksi ini. Kami perlu mengetahui riwayat pelaku dan kemudian berusaha menanganinya," tutur Walton seperti dilansir AFP.
(nvc/ita)











































