Erdogan: Kita Tak Akan Menahan Diri untuk Membalas Serangan

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Kamis, 18 Feb 2016 05:20 WIB
Foto: REUTERS/Kayhan Ozer/Presidential Press Office/Handout via Reuters
Ankara, - Sebuah bom mobil meledak di Ankara, Turki. Sedikitnya 28 orang tewas dan 61 lainnya luka-luka.

"Tekad kami adalah untuk membalas serangan yang telah berupaya memecah kesatuan kita. Perlu diketahui bahwa Turki tak akan menahan diri dan dapat menggunakan haknya untuk mempertahankan diri setiap saat," kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan merespons ledakan yang terjadi seperti dikutip dari ABC News, Kamis (18/2/2016).

Serangan yang terjadi pada Rabu malam (17/2) waktu setempat terjadi bersamaan dengan pemerintah Turki melawan pemberontak Kurdi. Turki juga tengah bersama dengan kelompok yang dipimpin oleh Amerika Serikat untuk memerangi ISIS.

Ledakan tersebut terjadi pada saat jam sibuk di Ankara pada titik yang berdekatan dengan gedung parlemen dan markas militer Turki. Bus yang mengangkut pasukan militer disebut otoritas setempat menjadi target serangan.

Pada saat ledakan terjadi, bus tersebut tengah mengantre di lampu lalu lintas di sebuah persimpangan. Deputi PM Turki Numan Kurtulmus menyatakan bahwa ada pasukan militer yang juga menjadi korban ledakan. (bag/yds)