"Para teroris Daesh mengeksekusi 300 orang dengan skuad tembak di Mosul," ujar Mahmoud al-Sourji, juru bicara kelompok Popular Mobilization Forces kepada stasiun televisi berbahasa Arab, al-Sumaria seperti dilansir Press TV, Senin (8/2/2016). Daesh merupakan nama Arab untuk ISIS.
Disebutkan bahwa mereka yang dieksekusi adalah para personel kepolisian Irak, tentara dan para aktivis. Kota Mosul merupakan salah satu kota di Irak yang hingga kini berada di bawah kekuasaan ISIS.
Sebelumnya pada Sabtu, 6 Februari, militan ISIS mengamputasi tangan kanan tiga remaja yang dituduh mencuri. Amputasi tersebut dilakukan di depan publik hingga memicu kemarahan warga setempat. Terlebih karena hukuman amputasi tersebut dijatuhkan oleh Pengadilan Syariah ISIS tanpa penyelidikan.
Sementara itu, pasukan Irak menewaskan seorang komandan militer ISIS bernama Abu Leil, beserta empat rekannya di distrik Garma, sebelah timur kota Fallujah di provinsi Anbar. Sehari sebelumnya, seorang komandan ISIS lainnya bernama Shobaib Abu Majd al-Kanani juga tewas beserta delapan komandan ISIS lainnya dalam serangan udara di Nineveh.
(ita/ita)











































