Ada Risiko Terorisme, Belgia Batalkan Perayaan Malam Tahun Baru

Ada Risiko Terorisme, Belgia Batalkan Perayaan Malam Tahun Baru

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 31 Des 2015 10:59 WIB
Ada Risiko Terorisme, Belgia Batalkan Perayaan Malam Tahun Baru
ilustrasi (Foto: Arbi Anugrah)
Brussels, - Menyambut tahun baru 2016, pengamanan di sejumlah negara Eropa kian ditingkatkan. Bahkan di Brussels, Belgia, otoritas setempat membatalkan perayaan Malam Tahun Baru yang biasanya digelar tiap tanggal 31 Desember. Pembatalan ini dikarenakan adanya risiko terorisme.

Otoritas Brussels menyatakan, pesta kembang api dan berbagai perayaan untuk menyambut Tahun Baru tidak akan digelar tahun ini. Tahun 2014 lalu, perayaan serupa diramaikan oleh sekitar 100 ribu orang. Pembatalan ini dilakukan setelah terungkapnya rencana militan untuk menyerang ibukota Belgia tersebut selama perayaan tersebut.

Keputusan ini diambil setelah dua orang ditangkap atas dugaan mempersiapkan serangan di sejumlah tempat di Brussels selama perayaan Malam Tahun Baru, dan seorang pria lainnya diinterogasi terkait serangan-serangan teror di Paris, Prancis bulan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sayangnya, kami terpaksa membatalkan pesta kembang api dan semua yang telah direncanakan untuk malam besok (Kamis)," kata walikota Yvan Mayeur kepada media lokal, RTBF pada Rabu (30/12/2015).

"Lebih baik tidak mengambil risiko apapun," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (31/12/2015).

Sementara di Paris, pesta kembang api tahunan di Champs-Elysees juga telah dibatalkan. Sekitar 11.000 polisi, tentara dan pemadam kebakaran akan berpatroli di ibukota Prancis tersebut selama malam Tahun Baru ini. Sebanyak 130 orang tewas dalam serangan-serangan teror di Paris pada 13 November lalu. Serangan tersebut diklaim oleh kelompok militan ISIS.

Di Moskow, Rusia, tepatnya di Red Square, yang biasanya dijadikan tempat berkumpul bagi warga untuk menyambut Tahun Baru, juga akan ditutup pada 31 Desember waktu setempat.

(ita/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads