Trump Kembali Serang Hillary Clinton dengan Kata Vulgar

Trump Kembali Serang Hillary Clinton dengan Kata Vulgar

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 22 Des 2015 14:55 WIB
Trump Kembali Serang Hillary Clinton dengan Kata Vulgar
Hillary Clinton (REUTERS/Brian Snyder)
Michigan - Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, kembali melontarkan serangan pada kandidat Partai Demokrat, Hillary Clinton. Trump menyebut tindakan Hillary yang izin ke toilet di tengah debat capres Demokrat, sebagai hal menjijikkan.

Tidak hanya itu, Trump juga mengejek kekalahan Hillary dari Presiden Barack Obama pada pemilu tahun 2008 lalu dengan istilah vulgar. Serangan terhadap Hillary ini dilontarkan Trump ketika berbicara di hadapan 7 ribu orang di Grand Rapids, Michigan.

Seperti dilansir CNN, Selasa (22/12/2015), awalnya Trump mengkritik Hillary yang tidak kembali tepat waktu ke panggung debat kandidat Partai Demokrat yang digelar ABC News pada Sabtu (19/12) waktu setempat. Tapi kemudian dia menyatakan enggan membahasnya lebih lanjut karena menjijikkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ke mana Hillary pergi? Mereka harus memulai debat tanpa dia. Babak kedua. Kenapa? Saya tahu ke mana dia pergi, itu menjijikkan. Saya tidak ingin membahasnya lagi," ucapnya.

"Tidak, itu terlalu menjijikkan. Jangan bahas lagi, itu menjijikkan," imbuhnya.

Trump kemudian menyinggung soal kekalahan Hillary dalam konvensi capres Partai Demokrat tahun 2008 lalu. Saat itu Hillary kalah dari Barack Obama, yang kemudian menjadi presiden kulit hitam pertama AS.

"Bahkan saat melawan Obama, dia akan mengalahkan Obama. Saya tidak tahu siapa yang lebih buruk, saya tidak tahu, bagaimana bisa menjadi buruk? Tapi dia akan mengalahkan -- dia dijagokan untuk menang -- dan dia kalah, maksud saya dia kalah," sebut Trump.

Dalam komentarnya itu, Trump menggunakan kata vulgar 'schlonged' yang tergolong bahasa slang AS. Menurut blog politik Think Progress seperti dikutip nymag.com, kata itu berarti alat kelamin pria. Sedangkan menurut kamus Merriam-Webster, kata itu tidak terdaftar dan tidak ada alternatif definisi lainnya.

Pada Senin (21/12) pagi, Trump meminta Hillary minta maaf karena menudingnya sebagai perekrut terbaik ISIS. Trump menyebut Hillary sebagai pembohong karena melontarkan tudingan tanpa bukti spesifik. Seruan Trump itu kemudian dibalas penolakan oleh kubu Hillary, melalui tim kampanyenya.

(nvc/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads