"Polisi Prancis menangkap 208 orang dan total 174 orang masih berada di dalam tahanan," kata Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve seperti dilansir BBC, Senin (30/11/2015).
Ratusan aktivis dan polisi bentrok di Place de la Republique. Ini merupakan lokasi di mana bunga dan lilin diletakkan untuk ungkapan dukacita bagi 130 orang korban tewas dalam penyerangan di Paris oleh ISIS belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi menembakkan gas air mata ke arah para demonstan. Para demonstran pun kocar-kacir saat diserbu polisi untuk ditangkap. Beberapa orang tampak diseret polisi untuk ditahan.
Prancis sendiri melarang aksi demonstrasi selama digelarnya agenda COP21. Negara ini memang masih berstatus darurat setelah teror penembakan dan peledakan yang menewaskan 130 orang pada Jumat (13/11) lalu.
Acara Climate Change Conference atau COP21 ini akan dibuka secara resmi hari ini (30/11) di Le Bourget, di kawasan tepi utara Paris, Prancis. Fokus utama pembahasannya yakni pada perubahaan iklim global. (hri/hri)










































