Hal itu diungkapkan oleh Kejaksaan Agung setempat. Dilansir dari AFP, Minggu (22/11/2015), beberapa kasus serius periode dua hingga tiga bulan terakhir saat ini sedang dibuka untuk dilakukan penyelidikan ulang.
"Tetapi kasus yang paling serius adalah kasus yang melibatkan kelompok radikal Islam yang ditemukan di Kantor Schaffhausen pada tahun lalu," kata Juru Bicara Jaksa Agung Swiss Michael Lauber, Andry Marty.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya media setempat melaporkan, bahwa kasus di Schaffhausen melibatkan warga Irak yang tinggal di utara Swiss berbatasan dengan Jerman. Kemungkinan dia tinggal di Swiss secara ilegal untuk mempersiapkan serangan.
Marty tidak merinci tuduhan yang dijatuhkan kepada ketiga orang tersebut. Tetapi dia menegaskan bahwa tiga orang tersebut terlibat dalam kasus Schaffhausen dan dipenjara. (yds/mpr)











































