Umat Islam di Indonesia diperkirakan bisa menjalani dua kali Ramadan dan satu kali Idul Fitri dalam setahun. Momen langka ini diperkirakan akan terjadi pada 2030.
Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menjelaskan bahwa pada 2030 bisa ada dua kali Ramadan. Sedangkan Idul Fitri terjadi sekali.
"Tahun 2030 dua kali Ramadan (Januari dan Desember), 1 kali Idul fitri (4 Februari)," kata Thomas kepada wartawan, Jumat (20/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia merinci perkiraan itu sebagai berikut:
Ramadan 5β6 Januari 2030
Idul Fitri 4 Februari 2030
Ramadan 26 Desember 2030
Idul Fitri 24β25 Januari 2031
Dia menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi karena perbedaan tahun Hijriah dan Masehi.
"Karena 1, tahun Hijriah sekitar 354 atau 355 hari. Padahal tahun Masehi 365 atau 366 hari," tuturnya.
Dengan selisih jumlah hari itu, makan ada kemungkinan Ramadan terjadi dua kali dalam setahun. Salah satu bulan Ramadan 2030 jatuh pada bulan Desember.
"Ketika Ramadan terjadi pada awal Januari, maka Ramadan akan terjadi lagi pada Desember," ungkapnya.
Lihat juga Video 'Tanya Warga: Apa yang Bikin Pengin Ikutan Open House Istana?':
(rdp/imk)










































