"Jumlah bersih perpindahan orang di Darfur sejak Januari 2015 mencapai 166.000, yang terkonfirmasi mendekati 100.000, dan 60.000 di antaranya dilaporkan telah mengungsi," kata Kepala Kantor PBB di Khartoum Bidang Koordinasi dan Hubungan Kemanusiaan Ivo Freijsen, seperti dilansir AFP, Senin (16/11/2015).
Freijsen mengatakan PBB tidak bisa memverifikasi secara menyeluruh jumlah yang 60.000 tersebut. Namun, jumlah warga yang terlantar secara keseluruhan dikatakan lebih kecil dari 2014. Saat itu jumlah pengungsi mencapai 286.000 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darfur bagian barat juga dilaporkan tengah menghadapi wabah demam berdarah di mana ditemukan 244 kasus dengan jumlah kematian 110 orang hingga akhir Agustus 2015.
Presiden Sudan Omar al-Bashir saat ini telah berstatus buron dan dicari oleh Pengadilan Kriminal Internasional untuk diadili. Pada September 2015, Bashir sempat mengumumkan gencatan senjata untuk dilakukan pembicaraan skala nasional. Pembicaraan telah dimulai sejak bulan Oktober lalu.
PBB mengatakan sekitar 300.000 orang tewas di Darfur sejak tahun 2003, sementara Khartoum menyebut jumlah kematian di 10.000. (rna/kha)










































