Ribuan Warga Turki Turun ke Jalan Kutuk Pemboman yang Tewaskan 95 Orang

Ribuan Warga Turki Turun ke Jalan Kutuk Pemboman yang Tewaskan 95 Orang

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Minggu, 11 Okt 2015 21:54 WIB
Ribuan Warga Turki Turun ke Jalan Kutuk Pemboman yang Tewaskan 95 Orang
Foto: REUTERS/Tumay Berkin
Ankara - Ribuan orang turun ke jalan di jalan utama Ankara, Turki, untuk mengecam bom bunuh diri yang menewaskan 95 orang. Pemerintah Turki menyatakan hari berkabung nasional atas serangan bom bunuh diri terburuk di Turki.

Diberitakan AFP, Minggu (11/10/2015), Perdana Menteri Davutoglu mendeklarasikan hari berkabung nasional dan mengibarkan bendera setengah tiang di seluruh negeri.

"Masyarakat sangat marah dan menunggu untuk mengetahui siapa di belakang insiden itu," tulis Headline Harian Hurriyet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ribuan demonstran berkumpul di Sihhiye Square yang berdekatan dengan lokasi ledakan. Mereka meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah.
Beberapa demonstran menyalahkan Presiden Recep Tayyip Erdogan atas pemboman.

Mereka berteriak "Erdogan pembunuh", "pemerintah harus mengundurkan diri!"

Sementara itu, Presiden Erdogan mengutuk keji serangan itu. Erdogan juga membatalkan kunjunganya ke Turkmenistan. Kantor perdana menteri mengatakan 95 orang tewas ketika bom meledak saat aktivis sayap kiri dan pro-Kurdi berkumpul untuk aksi damai di luar stasiun kereta api Ankara.

508 orang terluka, dengan 160 lainnya berada di rumah sakit.

Dalam pidato emosionalnya, pemimpin pendemo Selahattin Demirtas mengatakan daripada membalas dendam, saatnya mengakhiri pemerintahan Erdogan, dimulai pada pemilu legislatif tanggal 1 November mendatang. (tfq/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads