Kepolisian Israel menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (10/10/2015), pria Palestina itu ditembak setelah melepas tembakan ke polisi perbatasan Israel pada Jumat, 9 Oktober malam waktu setempat.
Menurut Palang Merah, warga Palestina itu tewas akibat lima peluru yang bersarang di tubuhnya saat bentrokan di kamp pengungsi Shuafat. Pria muda tersebut diidentifikasi oleh keluarganya sebagai Ahmed Qali yang berumur 22 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedikitnya empat serangan penikaman terjadi di wilayah Yerusalem dan dua serangan bersenjata lainnya sejak pekan lalu. Berbagai serangan ini menewaskan empat warga Israel dan melukai beberapa orang lainnya. Sedangkan lima warga Palestina, yang tiga orang di antaranya mendalangi serangan terhadap warga Israel, tewas ditembak polisi. Berbagai aksi kekerasan ini meningkatkan ketegangan antara Israel dan Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat.
(ita/ita)










































