Khamenei tidak terang-terangan mendukung kesepakatan nuklir yang dicapai pada Juli lalu itu, yang merupakan kemenangan politik bagi kubu moderat yang dipimpin Presiden Hassan Rouhani. Kubu garis keras di Iran masih terus berupaya membuat kesepakatan itu tidak terlaksana.
Seperti dilansir media Iran, Press TV, Rabu (7/10/2015), dalam pidatonya di depan para komandan Angkatan Laut Garda Revolusioner, Khamenei mengatakan, negosiasi dengan AS hanya akan menimbulkan kerugian bagi Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Khamenei, melakukan negosiasi dengan Washington sama dengan "infiltrasi" dan membukakan jalan bagi AS untuk melaksanakan keinginannya.
Pernyataan Khamenei ini jelas bertolak belakang dengan Presiden Rouhani, yang mengharapkan normalisasi hubungan dengan negara-negara Barat. Rouhani telah berulang kali menyatakan, pemerintahnya siap bernegosiasi dengan siapapun untuk menyelesaikan masalah-masalah regional.
(ita/ita)










































