Pemimpin Tertinggi Iran Larang Negosiasi dengan Amerika Serikat

Pemimpin Tertinggi Iran Larang Negosiasi dengan Amerika Serikat

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 07 Okt 2015 17:37 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Larang Negosiasi dengan Amerika Serikat
Foto: Dok. http://commons.wikimedia.org
Teheran, - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei melarang adanya negosiasi lebih lanjut antara Iran dan Amerika Serikat. Hal ini disampaikan kurang dari tiga bulan setelah Iran menandatangani kesepakatan nuklir dengan negara-negara Barat sebagai hasil perundingan bertahun-tahun yang dipimpin AS.

Khamenei tidak terang-terangan mendukung kesepakatan nuklir yang dicapai pada Juli lalu itu, yang merupakan kemenangan politik bagi kubu moderat yang dipimpin Presiden Hassan Rouhani. Kubu garis keras di Iran masih terus berupaya membuat kesepakatan itu tidak terlaksana.

Seperti dilansir media Iran, Press TV, Rabu (7/10/2015), dalam pidatonya di depan para komandan Angkatan Laut Garda Revolusioner, Khamenei mengatakan, negosiasi dengan AS hanya akan menimbulkan kerugian bagi Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masalah yang saat ini dihadapi negara ini dikarenakan orang-orang tertentu yang cukup ceroboh atau cukup mudah percaya dan tidak memahami realitas ini," kata Khamenei mengacu ke pihak-pihak yang mendukung perundingan dengan AS.

Menurut Khamenei, melakukan negosiasi dengan Washington sama dengan "infiltrasi" dan membukakan jalan bagi AS untuk melaksanakan keinginannya.

Pernyataan Khamenei ini jelas bertolak belakang dengan Presiden Rouhani, yang mengharapkan normalisasi hubungan dengan negara-negara Barat. Rouhani telah berulang kali menyatakan, pemerintahnya siap bernegosiasi dengan siapapun untuk menyelesaikan masalah-masalah regional.

(ita/ita)


Berita Terkait