Disampaikan otoritas setempat, seperti dilansir Reuters, Selasa (6/10/2015), jumlah korban tewas sejauh ini mencapai 161 orang. Otoritas darurat setempat menyebut ratusan orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Bencana longsor ini membawa lumpur yang menyapu desa kecil El Cambray II di wilayah Santa Catarina Pinula yang berada di dasar jurang. Dengan lokasi bencana yang sulit, petugas penyelamat harus menuruni lereng setinggi 12 meter demi mencapai lokasi longsor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa orang tewas karena dampaknya (longsor), beberapa karena sesak napas dan beberapa ... karena serangan jantung," imbuhnya.
Cabanas menuturkan, tim penyelamat terhalang oleh situasi bencana yang sangat sulit. Sejak longsor terjadi pada Kamis (1/10) malam, belum ada korban selamat yang berhasil ditemukan di lokasi bencana.
Petugas penyelamat menyatakan, kemungkinan menemukan korban selamat di bawah timbunan longsor seberat 120 ribu ton nyaris mendekati nol persen. Namun mereka terus melanjutkan upaya pencarian.
"Tekad kami untuk melanjutkan pencarian sudah bulat. Kami tidak akan berhenti hingga kami menyelesaikan tugas kami. Tujuannya ialah tidak ada lagi korban yang terkubur di lokasi," ucap kepala otoritas darurat setempat, Alejandro Maldonado. (nvc/try)










































