Seperti dilansir kantor berita setempat, Mehr News Agency, Senin (5/10/2015), otoritas Iran juga tengah berupaya keras untuk mengidentifikasi korban tewas dalam waktu sesingkat mungkin. Selang seminggu setelah tragedi Mina pada 24 September lalu, lebih dari 200 jemaah Iran masih belum ditemukan.
Menteri Kesehatan Iran, Hassan Hashemi yang memimpin Komisi Khusus Insiden Mina menyatakan, masih banyak korban tewas yang belum teridentifikasi hingga kini. Demikian juga dengan ratusan jemaah lainnya yang belum diketahui keberadaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menjadi upaya terakhir yang dilakukan, jika memang nantinya upaya identifikasi masih menyisakan jemaah tak teridentifikasi, sidik jari dan tes DNA tentu memakan banyak waktu," imbuhnya.
Hashemi menyatakan, otoritas Iran dan Saudi masing-masing mengerahkan 5 tim pencari, yang akan berkolaborasi satu sama lain untuk meningkatkan upaya pencarian dan identifikasi jemaah korban tragedi Mina.
"Kami terus bekerja untuk mengidentifikasi jemaah dalam waktu sesingkat mungkin," tegas Hashemi.
Pada Sabtu (3/10) dan Minggu (4/10) waktu setempat, dua pesawat membawa 218 jenazah korban tragedi Mina telah mendarat di Teheran. Otoritas Iran meyakini 464 jemaahnya tewas dalam tragedi pada 24 September lalu. Dengan demikian masih ada 246 jenazah korban yang belum dipulangkan. (nvc/ita)











































