PM Inggris Sebut Assad Bisa Tetap Pimpin Suriah Saat Transisi

PM Inggris Sebut Assad Bisa Tetap Pimpin Suriah Saat Transisi

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 30 Sep 2015 12:13 WIB
PM Inggris Sebut Assad Bisa Tetap Pimpin Suriah Saat Transisi
Bashar al-Assad (REUTERS/SANA/Handout)
London - Inggris menyatakan Presiden Suriah Bashar al-Assad tetap bisa menjabat selama periode transisi. Namun Assad tidak bisa tetap menjabat sebagai pemimpin Suriah untuk jangka panjang.

Hal ini disampaikan Perdana Menteri Inggris David Cameron di saat negara-negara lain ramai membahas soal pelengseran Assad. Presiden AS Barack Obama bahkan menyebut, militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) baru bisa dikalahkan jika Assad meninggalkan kekuasaannya. Β 

"Apa yang disampaikan Amerika, saya setuju, bahwa diperlukan sebuah transisi, tapi yang lebih jelas dari itu ialah pada akhirnya, Assad tidak akan bisa menjadi pemimpin Suriah," tutur PM Cameron kepada jaringan televisi CBS, seperti dilansir Reuters, Rabu (30/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tidak akan berhasil karena Anda tidak akan bisa mengalahkan ISIL (nama lain ISIS) jika dia (Assad) masih terus berkuasa di negara itu. Assad merupakan salah satu sersan perekrut untuk ISIL," tegasnya.

Rusia dan AS sepakat untuk mencari solusi diplomatik bagi krisis Suriah. Namun kedua negara tetap berbeda pendapat soal peran dan posisi Assad dalam pemerintahan Suriah.

"Sejauh ini, persoalannya ialah Rusia dan Iran tidak akan mampu membayangkan Suriah tanpa Assad," sebut Cameron, sembari menyatakan bahwa Inggris akan bekerja sama dengan negara manapun demi mengalahkan ISIS.

"Akhirnya, bagaimanapun kita berbeda pendapat, apakah dengan Iran atau Rusia, kedua negara itu memiliki pengaruh terhadap situasi Suriah dan kita perlu meyakinkan mereka soal itu, Suriah yang baru dengan pemimpin berbeda tidak akan bertentangan dengan kepentingan mereka, tapi ini akan membantu menyingkirkan ISIL," tandasnya. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads