Relawan India Ini Selamatkan Jemaah Tergencet dalam Tragedi Mina

Relawan India Ini Selamatkan Jemaah Tergencet dalam Tragedi Mina

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 28 Sep 2015 18:41 WIB
Relawan India Ini Selamatkan Jemaah Tergencet dalam Tragedi Mina
Foto: Reuters
Riyadh - Relawan muda asal India ini dilanda kemuraman karena merasa tidak mampu menyelamatkan lebih banyak jemaah haji dalam tragedi Mina. Siswa berusia 17 tahun ini mengalami luka-luka saat berupaya keras menolong setiap jemaah yang terjebak dan tergencet jemaah lain.

Muhammad Aslam Nalakath merupakan salah satu dari sekian banyak relawan haji yang kebetulan berada di dekat lokasi tragedi pada Kamis (24/9) lalu. Dengan segera, Aslam bergabung bersama petugas penyelamat lainnya untuk mengatasi situasi darurat saat itu. Aslam mengalami beberapa luka, termasuk retak tulang di lengan bagian kiri, namun dia berhasil menjalankan misi penyelamatan.

"Satu-satunya hal yang melegakan bagi saya adalah saya bisa menyelamatkan sedikitnya dua jemaah setelah menarik mereka dari tumpukan jasad. Usaha saya untuk menyelamatkan jemaah ketiga gagal karena saya terpeleset setelah beberapa jasad lain menimpa saya," tutur Aslam seperti dilansir media setempat, Saudi Gazette, Senin (28/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muhammad Aslam Nalakath (Saudi Gazette)

Aslam datang dari Jazan, bergabung bersama kontingen relawan 1.700 orang yang diatur Sel Haji pada Pusat Studi Islam Kerala, yang merupakan organisasi ekspatriat asal India terbesar di Saudi. Sebagai relawan, Aslam ditugaskan di Mina untuk mendampingi jemaah yang sakit ke rumah sakit, dengan menumpang ambulans. Otoritas Saudi memerintahkan seluruh ambulans yang tersedia di kota Makkah untuk bergegas ke lokasi tragedi.

"Insiden terjadi saat ambulans kami berada di dekat lokasi, di Jalan Al-Jadeed, ketika hendak kembali ke kamp para jemaah India di Mina, setelah membawa salah satu jemaah ke rumah sakit," terangnya.

"Meskipun sangat terganggu dengan pemandangan mengerikan di lokasi kejadian, saya bergabung dengan petugas keamanan dalam mengevakuasi beberapa jasad dan menyelamatkan jemaah yang luka-luka," imbuh Aslam.

"Setelah mengumpulkan seluruh keberanian, saya menutup mata sebentar dan memanjat tumpukan jasad untuk menyelamatkan jemaah yang luka-luka yang mengerang kesakitan," ucapnya.

Aslam baru kembali ke rumahnya setelah seluruh jemaah luka-luka meninggalkan lokasi kejadian pada Sabtu (26/9) waktu setempat. Aslam berterima kasih kepada otoritas keamanan Saudi karena mengizinkan relawan ikut serta dalam operasi penyelamatan. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads