Saat kejadian, pemimpin Houthi, Ibrahim al-Shami tidak berada di dalam rumah tersebut. Demikian seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (17/9/2015).
Sejak Rabu (16/9) malam hingga Kamis (17/9) pagi waktu setempat, koalisi Saudi membombardir pangkalan-pangkalan militer Yaman dan rumah-rumah kosong milik kerabat keluarga mantan presiden Ali Abdullah Saleh yang bersekutu dengan Houthi. Serangan udara tersebut berlangsung berjam-jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber-sumber medis mengatakan, korban berjatuhan ketika warga setempat, termasuk seorang jurnalis dari televisi yang dikelola Houthi, al-Masirah sedang berkumpul di lokasi.
Serangan udara koalisi Saudi telah meningkat beberapa pekan terakhir ini. Hal ini terjadi sementara pasukan darat koalisi Teluk Arab dan para pejuang loyalis Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi bersiap melancarkan kampanye militer untuk merebut kembali Sanaa, yang dikuasai Houthi sejak September 2014.
Koalisi Arab mulai melancarkan serangan udara terhadap Houthi dan sekutu mereka -- pasukan pendukung Saleh -- pada akhir Maret lalu.
Sebelumnya pada Selasa (15/9), kantor berita Houthi, Saba memberitakan bahwa setidaknya 54 orang tewas akibat serangan-serangan udara koalisi Saudi di Yaman. (ita/ita)










































