Seorang Tentara Belanda Membelot dan Bergabung ISIS

Seorang Tentara Belanda Membelot dan Bergabung ISIS

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 04 Sep 2015 15:19 WIB
Seorang Tentara Belanda Membelot dan Bergabung ISIS
Ilustrasi (Rodi Said/REUTERS)
Amsterdam - Seorang tentara Angkatan Udara Belanda dilaporkan membelot dan bergabung dengan kelompok militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Insiden ini masih diselidiki lebih lanjut oleh otoritas Belanda.

Kantor jaksa Belanda telah memulai penyelidikan terhadap tentara berusia 26 tahun yang statusnya masih aktif ini, karena dikhawatirkan membahayakan militer negara tersebut. Disebutkan juga bahwa akses pria ini terhadap sistem dan informasi militer Belanda telah diputus.

Dalam pernyataannya, seperti dilansir CNN dan AFP, Jumat (4/9/2015), Kementerian Pertahanan Belanda meyakini pria ini pergi ke Suriah baru-baru ini. Tidak disebut lebih lanjut identitas mantan tentara ini. "Kemungkinan terkait dengan ISIS," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Belanda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pergi ke luar negeri tanpa izin dan bergabung dengan ISIS sungguh tidak bisa diterima, dan juga memiliki sanksi," ucap Menteri Pertahanan Belanda, Jeanine Hennis Plasschaert.

"Kasus radikalisasi sudah meluas. Sungguh mengecewakan jika seseorang bergabung dengan kejahatan, sedangkan kolega mereka mempertaruhkan nyawa demi kebebasan yang lain," imbuhnya.

Ini merupakan pertama kalinya seorang tentara Belanda yang masih aktif, membelot dari korps dan bergabung dengan ISIS. Kasus-kasus sebelumnya banyak melibatkan mantan tentara Belanda. Diyakini sekitar 180 warga Belanda telah bergabung dengan ISIS maupun kelompok militan lainnya.

Belanda merupakan bagian dari koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat, yang melakukan serangan udara melawan ISIS di Suriah dan Irak. Pada akhir September 2014 lalu, otoritas Belanda menyatakan akan mengerahkan enam jet tempur F-16 dan juga 250 tentara untuk membantu koalisi tersebut. (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads