Trump Ancam Gunakan Kekuatan yang Belum Pernah Terlihat ke Iran

Trump Ancam Gunakan Kekuatan yang Belum Pernah Terlihat ke Iran

Haris Fadhil - detikNews
Minggu, 01 Mar 2026 13:16 WIB
Trump Ancam Gunakan Kekuatan yang Belum Pernah Terlihat ke Iran
Donald Trump (Foto: REUTERS/Kenny Holston)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ancaman terbaru terhadap Iran. Dia memperingatkan Iran untuk tidak membalas serangan AS dan Israel.

"Iran baru saja menyatakan bahwa mereka akan menyerang dengan sangat keras hari ini, lebih keras dari yang pernah mereka lakukan sebelumnya. MEREKA LEBIH BAIK TIDAK MELAKUKAN ITU, KARENA JIKA MEREKA MELAKUKANNYA, KAMI AKAN MENYERANG MEREKA DENGAN KEKUATAN YANG BELUM PERNAH TERLIHAT SEBELUMNYA!" tulis Trump di akun Truth Social miliknya seperti dilansir BBC, Minggu (1/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan ini muncul setelah Korps Garda Revolusi Islam memperingatkan akan menyerang pangkalan AS dan Israel sebagai balasan atas kematian pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Iran menyebut AS merupakan teroris.

"Operasi ofensif paling dahsyat dalam sejarah angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan dimulai menuju wilayah pendudukan dan pangkalan teroris Amerika dalam beberapa saat lagi," katanya beberapa jam yang lalu.

ADVERTISEMENT

Sebagai informasi, Iran telah meluncurkan serangan ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Arab. Garda Revolusi Iran (IRGC) menyebut serangan itu ditujukan 27 pangkalan AS, serta pangkalan udara Tel Nof Israel, markas komando tentara Israel di HaKirya di Tel Aviv, dan kompleks industri pertahanan besar di kota yang sama yang diserang.

Kantor berita AFP melaporkan ledakan keras terdengar pada Minggu pagi di dekat bandara Erbil, yang menjadi tempat bermarkasnya pasukan koalisi pimpinan AS di wilayah otonom Kurdistan Irak. Asap hitam tebal mengepul dari area bandara.

Militer Israel kemudian mengatakan pihaknya menanggapi sedang serangan rudal Iran. Israel mengaktifkan sirene serangan udara di seluruh Israel tengah dan sebagian Tepi Barat yang diduduki.

Beberapa ledakan juga terdengar di ibu kota Qatar, Doha, serta ibu kota Bahrain, Manama. Sirene peringatan serangan udara menyala di Kuwait, sementara Yordania menyebut telah mencegat drone Iran. Negara-negara di dekat Iran tersebut selama ini menampung pasukan serta peralatan tempur AS.

Lihat juga Video: AS Rilis Rekaman Terbaru Rangkaian Operasi Militer terhadap Iran

Halaman 2 dari 2
(haf/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini