Rupanya, salah mengira turis-turis AS itu sebagai pemukim Yahudi. Disampaikan kepolisian setempat, seperti dilansir AFP, Jumat (4/9/2015) para turis AS ini diungsikan oleh seorang warga Palestina lain di rumahnya hingga polisi Israel datang dan menjemput mereka.
Media Israel, Channel 2 menyebut, turis-turis AS tersebut merupakan siswa-siswa seminari Yahudi di Brooklyn, New York yang tengah berkunjung ke Tepi Barat. Tidak disebut identitas maupun usia kelima turis AS tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan Channel 2 bahwa mobil yang dikendarai kelima turis AS itu dibakar oleh warga, setelah mereka meninggalkannya.
Saat insiden ini terjadi, turis-turis AS yang mengenakan topi khas Yahudi atau yang biasa disebut kippah atau yarmulke itu, sedang berkendara di wilayah Jebel Johar untuk mencari kuil Yahudi ternama, Cave of the Patriarchs. Otoritas keamanan Palestina menyebut, warga setempat salah mengira mereka sebagai pemukim Yahudi asal Israel.
Sekitar 700 pemukim Yahudi tinggal di sebanyak 80 rumah yang ada di kawasan rawan konflik tersebut. Permukiman Yahudi ini dikelilingi oleh tempat tinggal 200 ribu warga Palestina dan dijaga oleh tentara Israel. (nvc/faj)











































