Butuh lebih dari 100 petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api yang terjadi pada Rabu dini hari waktu setempat di distrik ke-18 di Paris tersebut.
Saat ini para penyidik kejahatan mengambil alih penyelidikan atas insiden tersebut setelah diketahui bahwa kebakaran terjadi di dua tempat terpisah di gedung tersebut. Ini merupakan kebakaran paling mematikan di Paris sejak tahun 2005.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para petugas pemadam kebakaran pertama kali dipanggil ke lokasi pada sekitar pukul 02.20 waktu setempat, dan dengan cepat memadamkan si jago merah. Namun petugas pemadam ditelepon kembali dua jam kemudian untuk memadamkan kebakaran kedua, yang jauh lebih besar.
Kedelapan korban jiwa termasuk dua orang yang meninggal setelah mereka mencoba menyelamatkan diri lewat jendela. Menurut sumber yang dekat dengan penyelidikan kasus ini, dua bocah termasuk di antara korban tewas.
Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve, yang mendatangi lokasi kejadian, mengatakan bahwa empat orang juga saat ini dalam kondisi kritis akibat kebakaran itu. Dikatakannya, "masih terlalu dini untuk memastikan penyebab tragedi ini".
Walikota Paris Anne Hidalgo mengatakan, sekitar 15 gedung di daerah kelas pekerja di distrik tersebut telah terkena dampak kebakaran ini. (ita/ita)










































