Dilansir Bernama, Minggu (30/8/2015), Zahid menyoroti durasi kehadiran Mahathir dalam unjuk rasa itu. Menurut Zahid, enam menit keberadaan Mahathir tidak berarti apapun.
"Itu hanya enam menit. Tidak ada kaitannya," kata Zahid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya, keberadaan Mahathir di dalam aksi demonstrasi itu menujukkan bahwa dia setuju dengan aksi itu. Keberadannya mendorong orang untuk ikut berdemonstrasi," kata Salleh seperti diwartakan The Star.
Menurut Salleh, sikap yang ditunjukkan Mahathir berbeda menunjukkan dia tidak konsisten. Pada saat Mahathir menjabat sebagai Perdana Menteri, kata Salleh, dia menolak adanya aksi di jalanan.
"Ini berarti dia mengubah sikapnya," kata Salleh.
(faj/fdn)











































