"Ini bukanlah masalah senjata, ini adalah masalah mental. Ini bukan masalah undang-undang, persoalannya ada pada manusianya," ujar Trump dalam acara CNN 'New Day' yang dipandu Chris Cuomo, seperti dilansir Jumat (28/8/2015).
Trump menyebut pelaku penembakan dua jurnalis televisi di Virginia pada Rabu (26/8) pagi waktu setempat, sebagai pria yang sangat sakit. Trump juga menyebut gangguan mental merupakan masalah yang masif di AS. Dia mengusulkan agar lebih banyak sumber daya yang dikerahkan untuk menangani gangguan kesehatan mental, demi mencegah terjadinya kembali insiden penembakan brutal seperti yang baru terjadi di Virginia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Trump tidak menjelaskan secara spesifik solusi untuk menangani persoalan gangguan mental di AS. Trump hanya menyebut 'ada banyak hal yang bisa dilakukan' untuk mengatasi masalah tersebut.
Menurut Trump, perubahan undang-undang kepemilikan senjata api bukanlah solusi yang dibutuhkan. Miliarder ternama AS ini bersikeras, seharusnya orang waras tidak dipersulit untuk mendapatkan senjata api. Dia merujuk pada ketatnya aturan kepemilikan senjata api di Chicago, yang menurutnya, gagal mencegah kekerasan bersenjata di kota tersebut.
Sekali lagi, Trump menekankan pada perlunya menangani persoalan gangguan mental di AS. "Saya jamin, pasti ada beberapa orang yang mengenal pria yang melakukan pembunuhan kemarin, yang mungkin mengatakan, 'Wow dia benar-benar memiliki masalah, maksud saya dia benar-benar harus dirawat'," tandasnya. (nvc/ita)











































