Mahasiswa Bunuh Diri, Ratusan Warga Taiwan Berdemo

Mahasiswa Bunuh Diri, Ratusan Warga Taiwan Berdemo

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 31 Jul 2015 12:07 WIB
Mahasiswa Bunuh Diri, Ratusan Warga Taiwan Berdemo
Demonstran memanjat pagar gedung Kementerian Pendidikan Taiwan (Reuters)
Taipei - Ratusan demonstran berkumpul di luar Kementerian Pendidikan Taiwan setelah seorang mahasiswa bunuh diri. Demonstran ini menyerukan agar Menteri Pendidikan Taiwan mundur dari jabatannya.

Unjuk rasa ini terkait kematian mahasiswa bernama Lin Kuan-hua (20) yang dinyatakan polisi tewas bunuh diri di rumahnya di New Taipei City, pada Kamis (30/7) pagi waktu setempat. Ratusan orang, beberapa membawa mawar putih dan lilin berkumpul untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Lin pada Kamis (30/7) malam.

Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (31/7/2015), Lin merupakan salah satu dari 30 mahasiswa yang ditangkap polisi, pekan lalu karena mendobrak masuk ke kompleks Kementerian Pendidikan Taiwan. Hal ini karena mereka marah atas perubahan kurikulum sekolah menengah yang kontroversial, karena dianggap terlalu memihak sudut pandang China dalam sejarah Taiwan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak akan membiarkan Lin Kuan-hua mati sia-sia!" teriak juru bicara kelompok demonstran ini, Chu Chen kepada demonstran lainnya.

Mereka juga menyerukan agar Menteri Pendidikan Taiwan, Wu Se-hwa mundur dari jabatannya. Setelah beberapa jam berdemo tanpa mendapat respons, demonstran marah dan merusak pagar gedung kementerian. Demonstran kemudian menguasai lapangan yang ada di depan gedung kementerian.

Semakin lama, demonstran mulai berkurang dan meninggalkan hanya sekitar 200 demonstran di lapangan tersebut. Namun mereka tetap meneriakkan 'menteri mundur' dan 'tarik kurikulum'. Demonstran ini bersumpah tetap bertahan hingga pagi tiba.

Dalam aksinya, para demonstran juga membakar foto Menteri Pendidikan Wu bersama dengan beberapa lembar kertas yang biasa digunakan saat masa berkabung. Puluhan polisi berjaga di belakang barikade dan mengawal aksi ini. (nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads