Insinyur bernama Dirar Abu Sisi itu menghilang di Ukraina pada Februari 2011. Sebulan setelahnya, otoritas Israel menyatakan pria itu ditahan dan akan diadili.
Pengadilan di kota Beersheba pada Selasa, 14 Juli menyatakan Abu Sisi bersalah atas beberapa "kejahatan terhadap keamanan negara". Demikian disampaikan seorang pejabat Israel seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roket yang diproduksi secara rahasia itu bisa memiliki daya jangkauan antara 10-20 kilometer.
(ita/ita)











































