"Saat ini kami mendapatkan 44 jasad dan 47 lainnya luka-luka dari lokasi kedua serangan itu," ujar Mohammed Abdulsalam, pejabat Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA) seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (6/7/2015).
Ledakan-ledakan bom tersebut terjadi di kompleks perbelanjaan dan di dekat sebuah masjid populer di Jos pada Minggu, 5 Juli malam waktu setempat. Sejauh ini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom tersebut. Namun kota Jos yang populasinya terpecah antara warga Kristen dan Islam itu, sebelumnya telah beberapa kali menjadi target serangan para militan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Minggu, 5 Juli waktu setempat, seorang pengebom bunuh diri meledakkan bom yang dibawanya di sebuah gereja di kota Potiskum, negara bagian Yobe. Lima jemaat tewas dalam serangan itu.
Pekan lalu, para militan Boko Haram menyerbu sejumlah desa di sekitar wilayah Danau Chad. Saat itu, lebih dari 150 jamaah tewas dalam penembakan yang dilakukan di masjid-masjid.
(ita/ita)











































