Reda El-Fouly ditangkap pada Mei lalu setelah muncul dalam video yang menyebar luas di Internet. Dalam video yang diposting di situs YouTube tersebut, wanita itu menyanyi dan menari dengan mengenakan pakaian seksi yang memamerkan belahan dadanya.
Menurut jaksa penuntut umum dari Giza, Ahmed Bakly, Reda dianggap "mengganggu moralitas" dengan penampilannya di video musik tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada April lalu, seorang penari perut asal Armenia dijatuhi hukuman penjara enam bulan atas dakwaan menghina bendera nasional Mesir saat penampilannya pada tahun 2014 lalu.
Penari yang dikenal dengan nama Safinaz itu, diadili karena mengenakan kostum yang mirip dengan bendera nasional Mesir saat menari di kota Ain Sokhna di resor Laut Merah tahun lalu.
(ita/ita)











































