"Israel membela dirinya dari organisasi teroris yang menyerukan kehancuran dan yang sendirinya melakukan kejahatan perang," tutur Netanyahu mengenai kelompok Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (23/6/2015).
Selain mengecam Israel, Dewan HAM PBB dalam laporannya juga mengkritik keras para militan Hamas di Gaza, khususnya terkait serangan-serangan roket yang mereka lancarkan ke Israel. Invasi Israel ke Gaza berlangsung selama 50 hari pada Juli-Agustus 2014 lalu, setelah Hamas menembakkan roket-roket ke arah Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal bulan ini, sebagai upaya mendahului laporan PBB tersebut, Israel merilis dokumen setebal 242 halaman mengenai perang di Gaza tersebut. Dalam laporan itu, Israel menegaskan bahwa pihaknya hanya membela diri dari serangan para militan Palestina.
Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan, militer negeri Yahudi itu bertindak sesuai hukum internasional.
"Dalam membela dirinya terhadap serangan-serangan, militer Israel bertindak sesuai standar tertinggi internasional," demikian pernyataan kementerian.
(ita/ita)











































