Netanyahu Bersikeras Israel Tidak Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

Netanyahu Bersikeras Israel Tidak Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 23 Jun 2015 09:33 WIB
Netanyahu Bersikeras Israel Tidak Lakukan Kejahatan Perang di Gaza
PM Netanyahu (Reuters)
Tel Aviv, - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bersikeras bahwa Israel tidak melakukan kejahatan perang selama perang 50 hari di Gaza. Penegasan ini disampaikan setelah laporan PBB yang menyatakan, pihak Israel dan Hamas telah melakukan kejahatan perang selama konflik tahun lalu tersebut.

"Israel membela dirinya dari organisasi teroris yang menyerukan kehancuran dan yang sendirinya melakukan kejahatan perang," tutur Netanyahu mengenai kelompok Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (23/6/2015).

Selain mengecam Israel, Dewan HAM PBB dalam laporannya juga mengkritik keras para militan Hamas di Gaza, khususnya terkait serangan-serangan roket yang mereka lancarkan ke Israel. Invasi Israel ke Gaza berlangsung selama 50 hari pada Juli-Agustus 2014 lalu, setelah Hamas menembakkan roket-roket ke arah Israel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan udara dan darat yang dilancarkan oleh Israel tersebut menewaskan 2.256 orang Palestina, kebanyakan adalah warga sipil, demikian menurut laporan PBB pada Maret lalu. Sementara itu, 67 tentara Israel dan enam warga sipil di Israel juga tewas dalam konflik itu.

Awal bulan ini, sebagai upaya mendahului laporan PBB tersebut, Israel merilis dokumen setebal 242 halaman mengenai perang di Gaza tersebut. Dalam laporan itu, Israel menegaskan bahwa pihaknya hanya membela diri dari serangan para militan Palestina.

Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan, militer negeri Yahudi itu bertindak sesuai hukum internasional.

"Dalam membela dirinya terhadap serangan-serangan, militer Israel bertindak sesuai standar tertinggi internasional," demikian pernyataan kementerian.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads