Disampaikan Kementerian Kesehatan Korsel, seperti dilansir AFP, Sabtu (13/6/2015), di antara tiga korban terbaru ialah seorang wanita berusia 68 tahun yang terinfeksi virus berbahaya ini saat dirawat di sebuah rumah sakit di Pyeongtaek City, yang berjarak sekitar 65 kilometer dari Seoul.
Dua korban lainnya ialah dua pria yang berusia sekitar 70-an tahun yang terinfeksi dari seorang pasien MERS. Tidak disebut lebih lanjut tempat dua pria ini dirawat hingga meninggal dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Kesehatan Korsel juga melaporkan adanya 12 kasus MERS baru yang muncul di Korsel sepanjang Jumat (12/6) waktu setempat. Salah satu kasus baru ialah seorang sopir ambulans yang jatuh sakit setelah mengantarkan seorang wanita pasien MERS berusia 75 tahun ke Samsung Medical Centre pada 7 Juni lalu. Wanita pasien MERS ini sudah meninggal dunia sekitar 3 hari kemudian.
Dengan demikian, total ada 138 kasus MERS yang terkonfirmasi di Korsel. Jumlah ini merupakan yang terbesar bagi penyebaran virus MERS di luar wilayah Arab Saudi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 133 kasus telah berhasil dilacak dan sekitar 60 kasus diantaranya ada di Samsung Medical Centre, salah satu rumah sakit terbesar di Seoul. Sedangkan 5 kasus lainnya masih diselidiki lebih lanjut, untuk mengetahui bagaimana dan di mana pasien terinfeksi MERS.
Pasien MERS pertama di Korsel merupakan seorang pengusaha berusia 68 tahun yang baru pulang dari perjalanan bisnis di Saudi. Pengusaha ini sempat mendatangi empat rumah sakit, hingga menularkan kepada pasien dan petugas medis lainnya, sebelum dinyatakan positif terinfeksi MERS pada 20 Mei lalu. (nvc/kha)











































