Diberitakan AFP, Kamis (14/5/2015), pabrik yang terbark ada dua. Wali Kota Rex Gatchalian mengatakan, pencarian korban yang hilang masih dilakukan.
"Kami tidak yakin ada yang selamat dari mereka yang terjebak di dalam gedung. Tapi kami berharap mereka bisa melompat ke luar gedung," kata Rex.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada yang terbaring saling berdampingan, tapi saya bisa melihat tulang mereka," kata pimpinan pemadam kebakaran Manila, Sergio Soriano.
Api muncul di pabrik tersebut sejak Rabu (13/5) siang. Awalnya, percikan muncul dari perlengkapan las yang biasa digunakan untuk memperbaiki gerbang. Dari situ, api menjalar ke sejumlah bahan kimia.
"Gedungnya rusak total, atapnya rubuh dan struktur di lantai dua hancur," sambung Rico Kwantio, dari dinas pemadam kebakaran juga.
Beberapa pegawai pabrik terjebak di lantai dua gedung tersebut. Sebagian lainnya berhasil melarikan diri.
"Semua berlarian mencari jalan keluar," kata Janet Victoriano, salah satu pegawai yang selamat.
(mad/fjp)











































